Rabu, 30/10/2024 20:46 WIB
Berlin, Jurnas.com - Mantan manajer Liverpool, Jurgen Klopp, akhirnya buka suara mengenai pekerjaan baru sebagai Kepala Pengembangan Sepak Bola Global Red Bull Group. Pekerjaan itu membuat pelatih asal Jerman ini dikritik oleh berbagai pihak.
Beberapa kritik datang dari pecinta sepak bola di Bundesliga. Para penggemar Borussia Dortmund menyatakan jijik dengan pilihan Klopp. Sementara itu, fans Mainz mempertanyakan keputusan gila Klopp.
Bukan tanpa alasan Red Bull Group dibenci para penikmat sepak bola Jerman. Pada 2009, perusahaan tersebut menghindari hukum sepak bola Jerman sejak mengubah klub divisi lima SSV Markranstadt menjadi RB Leipzig.
"Saya jelas tidak ingin menyinggung siapapun. Dan saya pribadi mencintai semua mantan klub saya. Saya tidak tahu persis apa yang bisa saya lakukan agar semua orang senang," kata Klopp dalam podcast Toni Kroos, sebagaimana dikutip Goal pada Rbau (30/10).
Ini Taktik Paling Mematikan di Sepak Bola Era Modern
Masa Depan Andrew Robertson di Liverpool Masih Belum Jelas
5 Pelatih Top Ini Kritisi Padatnya Pertandingan Klub Eropa
"Selalu jelas, ya, jelas bagi saya, bahwa saya tidak akan melakukan apa-apa. Dan saat itulah kisah Red Bull muncul. Jadi bagi saya itu luar biasa, saya harus jujur," dia menambahkan.
Saat ini Klopp bertanggung jawab atas pengembangan strategis jaringan klub internasional Red Bull, yang meliputi RB Leipzig, Red Bull Salzburg, dan New York Red Bulls.
Langkah ini diambil setelah dia memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai manajer Liverpool pada akhir musim lalu, dengan alasan kurang berenergi.