Rabu, 17/05/2017 11:34 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak di teritori negatif pada perdagangan, Rabu (17/5/2017).
Rupiah yang ditransaksikan antarbank bergerak melemah 15 poin menjadi Rp13.315, dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.300 per dolar AS.
"Nilai tukar rupiah mengalami pelemahan di tengah antisipasi pelaku pasar uang terhadap keputusan lembaga pemeringkat Standard & Poors (S&P) berkenaan dengan peringkat Indonesia," kata Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong.
Menurut Lukman Leong, pelaku pasar cenderung melepas sebagian aset berdenominasi rupiah seraya menanti keputusan S&P itu. Situasi itu yang membuat pergerakan rupiah cenderung berada di area negatif.
Hari Dunia Menentang Pekerja Anak Setiap 12 Juni, Ini Sejarahnya
Menko PM: Program MBG Harus Mengacu Pada Inpres 4 dan 8 Tahun 2025
12 Juni 2026, Cek Daftar Peringatan di Dunia Hari Ini
Ia mengatakan bahwa S&P merupakan satu-satunya lembaga pemeringkat yang belum memberikan level layak investasi atau "investment grade" kepada Indonesia.
Peringkat Indonesia saat ini berada di level BB+ (double B plus) dengan outlook positif.
"Jika S&P menaikkan peringkat Indonesia maka peluang bagi rupiah untuk kembali bergerak ke area positif akan terbuka," katanya.
Keyword : Rupiah Dolar Perdagangan