Senin, 05/08/2024 21:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, M. Sarmuji, menyoroti persoalan ketahanan energi PT Pertamina dan komitmen PT PLN dalam meningkatkan elektrifikasi.
Menurut dia, ketahanan energi nasional penting untuk meng-capture tiga komponen penting tentang ketersediaan, yaitu kontribusi migas dan produksi BBM.
Ia juga menekankan pula komitmen PLN dalam meningkatkan eletrifikasi di seluruh pelosok desa tanah air melalui program listrik desa. Mengingat hingga saat ini masih banyak desa yang belum mendapatkan akses listrik. Khususnya desa di Bali yang menjadi favorit wisatawan.
Anggaran BNPT Naik, Legislator PDIP Minta Daya Cegah Terorisme Diperkuat
Komisi VII Dorong Dana Khusus Pemulihan Destinasi Wisata Terdampak Bencana
Investor Lirik Vietnam, Legislator: Kondisi di Kawasan Industri Perlu
“Ini sesuatu yang sangat krusial, karena pertumbuhan ekonomi di Bali sangat tinggi usai Covid-19, terutama pertumbuhan pariwisata,” kata Sarmuji dalam keterangan persnya, Senin (5/8).
“Kalau tidak diimbangi dengan ketersediaan energi yang baik, listrik yang baik, itu akan menjadi kontraproduktif, beberapa keluhan sempat ada terutama tentang turun daya listrik yang sangat mengganggu sektor parisiwata,” imbuhnya.
Terakhir, Sarmuji berharap agar permasalahan yang terjadi di Bali pada bulan Juni lalu akibat praktik pengoplosan LPG dan insiden kebakaran hebat di gudang LPG tidak terulang kembali, agar persoalan ke depan tidak terjadi, misalkan kecelakaan atau keterlambatan distribusi BBM yang diakibatkan banyak masalah.