Mbappe Minta Rakyat Prancis Tak Coblos Partai Anti-Imigran

Jum'at, 05/07/2024 15:44 WIB

Paris, Jurnas.com - Kapten tim nasional Prancis, Kylian Mbappe, prihatin dengan hasil putaran pertama pemilihan umum (Pemilu), yang membuat National Rally, partai sayap kanan yang dikenal anti-imigran, memperoleh 33 persen suara.

Karenanya, bintang anyar Real Madrid ini mendesak para pemilih untuk menggunakan hak pilih mereka guna menangkal ancaman tersebut, dalam pemungutan suara putaran kedua pada akhir pekan ini.

"Ini situasi yang mendesak. Kita tidak bisa membiarkan negara kita jatuh ke tangan orang-orang ini. Ini mendesak. Kita melihat hasilnya, ini bencana," kata Mbappe dikutip dari The Guardian pada Jumat (5/7).

"Kami benar-benar berharap ini akan berubah, bahwa semua orang akan bersatu, pergi dan memilih, dan memilih partai yang tepat," dia menambahkan.

Para pemain Prancis saat ini memang berada di Jerman untuk mengikuti Euro 2024. Namun, punggawa Les Bleus tetap memperhatikan saksama berbagai peristiwa politik yang sedang terjadi di negara mereka.

Bukan cuma Mbappe, bek Prancis, Jules Kounde, sebelumnya juga mengaku kecewa karena tingginya suara yang diperoleh National Rally. Oleh sebab itu, dia mengajak pemilih yang belum menggunakan hak pilihnya untuk turut memberikan suara. Hal senada disampaikan Marcus Thuram dan Ousmane Dembele sebelum turnamen dimulai.

Diketahui, Prancis lolos ke babak perempat final Euro 2024. Di laga selanjutnya, Tim Ayam Jantan akan berhadapan dengan Portugal. Ini merupakan laga unik bagi Mbappe yang mengidolakan Cristiano Ronaldo sejak kecil.

TERKINI
Fellowship Tanoto Foundation Cohort Dibuka, Ini Kriteria dan Jadwalnya PGRI Desak Pemerintah Buka CPNS Guru dan Setop Skema PPPK Myanmar Beri Amnesti untuk 4.335 Tahanan, Termasuk Suu Kyi Gencatan Senjata Masih Berlaku, Israel Terus Bombardir Gaza