Kamis, 20/06/2024 15:41 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq menyoroti kurangnya fasilitas untuk jemaah haji.
Menurutnya, fasilitas transportasi, konsumsi hingga tenda jemaah selama di Arafah dan Mina masih kurang. Padahal, kuota jemaah haji tahun ini bertambah 20 ribu dibandingkan tahun lalu.
“Pelaksanaan ibadah haji tahun ini menyimpan beberapa catatan yang terjadi setiap tahunnya, mulai dari pelanggaran visa hingga kurangnya fasilitas jemaah haji ditanah suci,” imbuh Maman secara virtual dalam acara Dialetika Demokrasi di Ruang Pusat Penyiaran dan Informasi Publik Gedung DPR, Jakarta, Kamis (20/6).
Legislator PDIP: Program MBG Harus Direformasi Menyeluruh
Legislator PKB Optimistis Pariwisata Tetap Tumbuh Meski Rupiah Tertekan
Pergantian Pimpinan BGN Harus Perkuat Kualitas Layanan Program MBG
Politikus PKB ini menambahkan, penambahan kuota haji sebanyak 20.000 tidak boleh dipermainkan oleh pihak tertentu. Ia mengingatkan jangan sampai Kemenag punya kepentingan sendiri untuk memberikan tambahan kuota haji.
“Jangan sampai ada permainan kuota haji yang nantinya akan berdampak buruk pada kuota jemaah haji reguler,” tutur Maman.
Di sisi lain, Maman menyampaikan penyediaan hotel dan konsumsi bagi jemaah belum memenuhi standar yang diinginkan.
“Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat menjadi catatan perbaikan untuk penyelenggaraan haji tahun-tahun berikutnya agar setiap masalahan yang ada dapat terus diatasi,” sebutnya.