Selasa, 02/05/2017 06:30 WIB
Washington – Pemerintah Amerika Serikat mengeluarkan peringatan bepergian ke Eropa. Penyebabnya adalah aksi teror kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang tidak berpola dikhawatirkan membahayakan keselamatan warga AS. Sebagaimana serangan yang baru-baru ini menimpa Jerman, Inggris, Perancis dan Swedia.
Kejadian di Jembatan Westminster pada Maret lalu menurut pejabat AS menjadi bukti kekejian ISIS dalam mengatur serangan di Eropa. Khalid Masood, pelaku penyerangan sukses menewaskan empat warga sipil dan satu petugas keamanan yag sedang berjaga di depan Istana Westminster.
Dikutip dari Telegraph, AS juga menyoroti tertangkapnya seorang pelaku teror minggu lalu, yang ketahuan membawa tas berisi senjata tajam. “Para pengikut kelompok teroro dapat melakukan serangan kapanpun dan dimanapun tanpa peringatan terlebih dahulu,” kata pejabat AS.
Peringatan baru ini dinyatakan berlaku bagi seluruh warga AS yang hendak bepergian ke Eropa menjelang libur musim panas nanti, di mana peringatan serupa juga pernah dikeluarkan pada November lalu dan telah berakhir Februari tahun ini.
Australia Amankan Pasokan 100 Juta Liter Diesel dari Brunei dan Korsel
Terancam Krisis Avtur, Uni Eropa Siapkan Rencana Darurat
Mengenal Fenomena Puber Kedua, Benarkah Faktor Biologis?
Keyword : Amerika Serikat ISIS