Senin, 22/04/2024 17:46 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengingatkan Pemerintah untuk melakukan penanganan yang intensif agar pertumbuhan ekonomi di Indonesia tetap dalam kondisi aman. Hal itu menyusul nilai tukar rupiah terhadap mata dolar Amerika Serikat tembus sebesar Rp16.235.
Politikus PKB ii berharap para pemangku kepentingan solid dan saling berkoordinasi demi tercipta solusi yang mangkus.
“Maka, jelas-jelas harus ada penanganan ekstra dari pemangku kebijakan fiskal maupun moneter. BI (Bank Indonesia) harus koordinasi. Kita perlu mengambil langkah yang menumbuhkan ‘growth’ negara, dengan belanja produktif. Kita juga perlu melakukan ekspor komoditas yang mengimbangi kelemahan rupiah,” terang Cucun dalam keterangan resminya, Senin (22/4).
Komisi III DPR Minta Strategi Baru Hadapi Modus TPPO Berkedok Wisata
Anggota DPR Dorong Pariwisata Berkualitas demi Tingkatkan Belanja Wisman
Komisi X DPR Dorong Pemerintah Segera Naikkan Gaji dan Tunjangan Guru
Di sisi lain, dia juga menyampaikan bahwa DPR telah meminta Pemerintah Indonesia untuk membuat langkah antisipasi supaya dampak negatif dari pelemahan rupiah bisa ditekan sehingga tidak menyengsarakan rakyat.
Ia pun menjelaskan, DPR, melalui Banggar DPR RI, akan menindaklanjuti isu ini. Sebab itu, Banggar DPR akan menyusun jadwal untuk menyelenggarakan rapat evaluasi bersama dengan pemerintah.
“Jika terjadi deviasi, maka langsung ada perubahan Undang-Undang APBN supaya tata kelola keuangan negara terjaga aman,” pungkasnya.