Minggu, 07/04/2024 13:01 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri pada Minggu pukul 00.00 WIB memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow atau lawan arah di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan mengatakan contraflow satu lajur diterapkan di KM 36 sampai dengan KM 47.
"Khusus untuk lanjur tiga dan empat dari arah Jakarta yang diperbolehkan masuk contraflow," kata Aan dalam keterangannya, Minggu 7 April 2024.
Kemudian contraflow dua lajur diberlakukan di KM 47 sampai dengan KM 70. Khusus untuk lajur tiga dari arah Jakarta yang diperbolehkan masuk ke contraflow,
WFA Dinilai Efektif, Legislator Sebut Mudik 2026 Lebih Terkendali
Penerima Manfaat Masjid Ramah Pemudik Naik 122 Persen Dibanding 2025
Program Masjid Ramah Pemudik Sukses di Arus Mudik 2026
Dia mengatakan kendaraan yang masuk jalur contraflow di Tol Japek diperuntukkan bagi yang menuju Tol Cipali arah timur Pulau Jawa (Jateng dan Jatim).
"Lajur satu dan dua untuk kendaraan yang menuju Kalihurip dan Tol Cipularang," katanya.
Aan menekankan pelaksanaan contraflow bersifat situasional melihat volume kendaraan di jalan tol sesuai diskresi kepolisian.
Mantan Dirgakkum Korlantas Polri itu memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada malam ini, Sabtu 6 April 2024.
Aan menyebut pengamatan jumlah kendaraan yang melintas di jalan tol sampai sif satu pukul 02.00 WIB ada 44 ribu kendaraan. Diperkirakan terjadi kenaikan jumlah kendaraan yang melintas ke arah timur malam ini sebanyak 171 ribu kendaraan
"Kemungkinan malam ini itu akan terealisasi sebagai puncak arus mudik yang ke arah arah Jawa, kemungkinan nanti masuk pada angka 178.000," katanya.