Kata Demokrat, KPK bukan Malaikat

Kamis, 27/04/2017 18:25 WIB

Jakarta - Meski menolak hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Partai Demokrat menilai lembaga anti rasuah itu bukanlah malaikat.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman, saat jumpa pers di ruang Fraksi Partai Demokrat, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/4).

Menurutnya, institusi pimpinan Agus Rahardjo itu harus dikawal dan diawasi dalam menjalankan tugasnya memberangus tindak kejahatan korupsi.

"KPK tentu bukan malaikat, KPK perlu dikoreksi secara akuntable dalam mengawal kinerjanya," kata Wakil Ketua Komisi III DPR itu.

Untuk itu, kata Benny, Demokrat mengajak seluruh masyarakat Indonesia mengawal kinerja KPK dalam memberantas korupsi secara adil.

"Sehingga institusi yang akuntable dan tidak pilih kasih menggunakan kewenangannya dalam memberantas korupsi," tegasnya.

Hal itu, lanjut Benny, sebagaimana tujuan dari partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu dalam memberantas korupsi. "DNA-nya partai Demokrat tentang pemberantasan korupsi tidak berubah," tegasnya.

Diketahui, hak angket KPK berawal dari hasil rapat dengar pendapat Komisi III DPR dengan KPK beberapa waktu. Hak angket dipicu keraguan DPR akan ada atau tidaknya rekaman pengakuan anggota Komisi III DPR Miryam Haryani saat diperiksa sebagai saksi kasus e-KTP.

TERKINI
SPMB 2026 Pakai 4 Jalur Seleksi, Apa Saja? KPK Panggil Direktur KPPHI Terkait Pemerasan K3 Kemenaker KPK Dalami Wali Kota Madiun Minta Dana CSR ke Developer KPK Periksa Bekas Anak Buah Bobby Nasution Terkait Korupsi Jalan Sumut