Rabu, 27/03/2024 14:01 WIB
Milan, Jurnas.com - Bek Inter Milan, Francesco Acerbi, dinyatakan tidak bersalah dalam kasus dugaan rasisme terhadap pemain Napoli, Juan Jesus, dan lolos dari sanksi skorsing 10 pertandingan.
Perselisihan kedua pemain terjadi di San Siro pada 17 Maret lalu. Jesus mengklaim bahwa Acerbi melontarkan komentar rasis terhadapnya. Tuduhan ini membuat Acerbi dikeluarkan dari timnas Italia unutuk laga persahabatan sepanjang Maret.
Tudingan ini ditanggapi oleh Acerbi. Dia membantah sekaligus geram atas klaim tersebut, dan siap meninju Jesus `sampai pucat pasi` karena tuduhan tak beralasan itu.
Menurut laporan Sports Mole pada Rabu (27/3), hakim olahraga Serie A, Gerardo Mastrandrea, memutuskan bahwa Acerbi tidak bersalah setelah penyelidikan yang dilakukan oleh kantor kejaksaan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Rasis ke Timnas Prancis, Mantan PM Spanyol Tuai Kritik
Inter Milan Resmi Berpisah dengan Tiga Pemain Senior
Rizki Faisal: Permintaan Maaf Tak Cukup Atasi Rasisme dan Ujaran Kebencian
"Audio, video dan kesaksian dari mereka yang terlibat dan di lapangan malam itu dianalisis, namun tidak ada bukti jelas yang ditemukan, yang mengarah pada pembebasan Acerbi," demikian bunyi laporan tersebut.
Sebelumnya, Inter mengancam bakal mendepak Acerbi apabila dia terbukti bersalah. Apalagi, sanksi skorsing 10 pertandingan membuatnya otomatis tidak akan berpartisipasi hingga musim ini berakhir.
Namun, setelah putusan kasus ini muncul, Nerazzurri puas dan pemain berusia 36 tahun itu dipastikan bertahan di San Siro. Acerbi juga akan kembali masuk skuat Italia di bawah asuhan Luciano Spalletti di Euro 2024.
Keyword : Francesco Acerbi Juan Jesus Rasisme