Terima Data Dugaan Pelanggaran Pemilu dari Pendemo, Adian: Modal Penting Buat PDIP

Selasa, 19/03/2024 20:58 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Fraksi PDIP melakukan audiensi dengan sejumlah perwakilan pendemo yang mendukung hak angket dan menuntut Presiden RI Joko Widodo mundur sejak Selasa (19/3).

Pertemuan dilakukan di ruangan Fraksi PDIP di Nusantara I, Senayan, Jakarta. Tiga politikus PDIP masing-masing Adian Napitupulu, Aria Bima dan Masinton Pasaribu secara langsung menerima aspirasi dari perwakilan massa dan mahasiswa tersebut.

Usai pertemuan, Adian menjelaskan bahwa ide-ide yang disampaikan perwakilan massa dan mahasiswa sangat bagus. Salah satunya yang menjelaskan soalnya adanya potensi pelanggaran UU dalam pelaksanaan Pemilu, Februari lalu.

“Makanya, pertemuan tadi menarik bagi kita, tadi saya minta izin untuk disampaikan kepada Sekjen (Hasto Kristiyanto) dan Sekjen akan memberikan pada Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri). Agar DPP partai bisa mendengar percakapan kita,” kata Adian.

Sekjen Pena 98 ini menegaskan, bahwa masukan dari pertemuan tadi juga menjadi modal penting bagi PDIP. Sebab, diakui Adian untuk menjalankan hak angket di parlemen membutuhkan berbagai masukan untuk nantinya dijadikan argumen dalam forum.

“Kalau cuma teriak teriak angket angket tapi tidak ada persiapan apa apa, kalau kita kalah dengan argumentasi hukumnya, bagaimana? Kita kalah dalam argumentasi konstitusionalnya bagaimana, kan gak boleh. Gitu,” papar Adian.

Lebih lanjut, Adian menjelaskan bahwa audiensi yang dilakukan merupakan perintah langsung dari Fraksi PDIP.

“Sebenarnya, kan saya datang kemari perintah Fraksi. Saya bertemu kan perintah Fraksi, saya mendengar pernyataan dan gagasan pemikiran pemikiran tadi kan perintah ΩFraksi, tadi sudah saya sampaikan saya lagi di Bogor. Ketika Fraksi perintahkan ya saya datang,” tandasnya.

 

TERKINI
Meski IHSG Menguat, Lima Saham Ini Terkoreksi Lima Saham Topang Penguatan Bursa Pekan ini Pekan Ini, IHSG Menguat 2,35 Persen Rekomendasi Warna Rumah yang Cocok untuk Daerah Panas