Sunny Singh, Wasit Asia Selatan Pertama di Liga Inggris

Minggu, 10/03/2024 08:01 WIB

London, Jurnas.com - Sejarah tercipta di tengah pertandingan Crystal Palace vs Luton Town, yang berlangsung pada Sabtu (10/3) malam. Sunny Singh Gill menjadi wasit berdarah Inggris-Asia Selatan pertama yang memimpin pertandingan Liga Inggris.

Mengikuti jejak ayahnya, Jarnail Singh Gill, promosi Sunny ke jajaran wasit Liga Premier, menambah babak lain dalam warisan luar biasa keluarga tersebut.

Jarnail, perintis wasit bersorban, merintis jejaknya sendiri, memimpin hampir 200 pertandingan di berbagai divisi Inggris selaam periode tahun 2004 hingga 2010 silam.

"Sebagai orang tua, kita semua berharap anak-anak kita bisa melampaui apa pun yang telah Anda capai, jadi ini bukan hanya untuk Sunny tapi Bhupinder juga," kata Jarnail dikutip dari Goal pada Minggu (10/3).

"Keduanya telah melampaui ekspektasi kami dan ini merupakan momen yang sangat membanggakan bagi keluarga, teman, komunitas, dan agama Sikh. Jujur saja, ini sangat emosional," sambung dia.

Jarnail menambahkan bahwa pencapaian sang anak diharapkan dapat menjadi teladan bagi wasit kulit hitam, Asia, dan etnis minoritas. Menurut dia, yang diperlukan ialah kesempatan.

"Ini masih awal. Mari kita lihat apa yang terjadi. Yang paling penting adalah Sunny mendapatkannya, tetapi tidak berhenti di situ," ujar dia.

Perjalanan Sunny menuju Liga Inggris diawali dengan promosinya dari National League ke EFL pada 2022, yang difasilitasi oleh Professional Game Match Officials Limited (PGMOL).

Program Pengembangan Wasit Elit (ERDP) PGMOL memberikan landasan bagi Sunny untuk mewujudkan aspirasi wasitnya secara penuh, menandai momen penting saat dia beralih dari perannya sebagai petugas penjara untuk mengabdikan dirinya sepenuhnya untuk memimpin pertandingan sepak bola.

Sedangkan saudaranya, Bhupinder Singh Gill menjadi asisten wasit Sikh-Punjabi pertama di Liga Inggris pada Januari 2023 lalu, sehingga menambah lapisan pengaruh kehadiran keluarga tersebut di sepak bola Inggris.

TERKINI
China Tertarik Beli Minyak AS di Tengah Polemik Selat Hormuz Kanselir Jerman Desak Perombakan Anggaran Uni Eropa demi Pertahanan Kalah Gugatan, Boeing Wajib Bayar Ganti Rugi ke Korban 737 MAX PM Malaysia Geram Norwegia Batalkan Sepihak Pembelian Rudal