Pengamat: Pelaporan dan Penangkapan Akibat Beda Pandangan Politik adalah Pengekangan Demokrasi

Kamis, 11/01/2024 21:41 WIB

JAKARTA, Jurnas.com - Debat Capres yang dilakukan hari Minggu yang lalu pada (7/1/2024) ternyata masih menimbulkan bekas yang lumayan dalam. Salah satunya adalah pelaporan terhadap capres nomor urut1 Anies Baswedan karena dianggap memfitnah capres nomor urut 2 Prabowo Subianto atas kepemilikan lahan seluas 340 hektare.

“Saya merasa pelaporan tersebut tidak seharusnya terjadi, karena negara kita sedang memberikan pendidikan politik sebagai sebuah negara demokrasi,” kata Anggota Dewan Penasehat Timnas Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (AMIN) Frans Immanuel Saragih di Jakarta, Kamis (11/1/2024).

Menurut Presidium Perhimpunan Aktivis 98 ini, pelaporan atas materi debat dan ucapan debat merupakan pengekangan terhadap demokrasi khususnya menyampaikan pendapat dimuka umum.

“Perlu diingat gerakan Reformasi 1998 ditujukan untuk mengembalikan iklim demokrasi di Indonesia, disaat kita sudah mulai melakukan demokrasi tersebut kok malah ada yang melaporkan sesorang, apalagi itu konteksnya adalah debat capres, dimana disitu dihadiri langsung oleh Panwaslu dan Bawaslu, dan  pihak-pihak penting lainnya,” kata Frans.

Menurut Frans, debat Pilpres itu layaknya seperti show, dimana masing masing kandidat akan menyampaikan kerangka berfikirnya, apa yang akan dilakukannya bila menjadi presiden kelak.

“Jangan cederai demokrasi yang sudah berkembang di masyarakat dengan hal hal seperti ini.” tutur Frans.

Selain itu Frans memberikan tanggapannya mengenai penangkapan sejumlah mahasiswa yang membagikan selebaran tolak pelanggar HAM dan Politik Dinasti di Kampus Universitas Darul Ulum (Unisda) Lamongan, Jawa Tengah. Kamis (11/1/2024).

“Terus terang saya terang saya tidak mengetahui isi tulisan tersebut, tetapi dalam iklim demokrasi setiap manusia dijamin kebebasannya untuk menyampaikan pendapat, baik itu dalam bentuk tertulis atau ucapan,” katanya.

“Yang menjadi pertanyaan dalam hati saya kenapa Panwas yang mengamankan adek adek mahasiswa tersebut? Ini perlu di cek sampai sejauh mana kewenangan dari Panwas tersebut,” imbuh Caleg NasDem untuk DPRD DKI daerah Jakarta Pusat ini.

TERKINI
CENTOM Sebut Hampir 400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran Tanda Tubuhmu Perlu Detoks Media Sosial, Baik untuk Mental Vidic Nilai Carrick Sosok yang Tepat Tangani Manchester United Kualitas Sperma Capai Puncak di Musim Panas, Benarkah Pengaruhi Kesuburan?