Rabu, 19/04/2017 20:14 WIB
Jakarta- Pemerintah China mengaku sangat prihatin atas pengembangan nuklir Korea Utara (Korut). Hal itu disampaikan secara langsung melalui wawancara wartawan BBC kepada pejabat tinggi dari Utara.
Wakil Menteri Luar Negeri (Menlu) Korut mengatakan kepada BBC, Pyongyang akan terus menguji rudal dan tak akan segan-segan meluncurkan serangan nuklir preemptive jika Amerika Seriakat (AS) berulah.
Meski sesama negara komunis, juru bicara (Jubir) Menlu China Lu Kang, mengatakan China menentang kata-kata atau tindakan yang berpotensi meningkatkan ketegangan.
"Ini akan membuat ketegangan Korut-AS semakin tumbuh," katanya dilansir BBC, Rabu, (19/4)
Banjir Perbatasan Nepal-China Tewaskan 1.453 Orang, 6.664 Masih Hilang
Konferensi Keamanan China Soroti Risiko AI di Bidang Militer
Rusia Diduga Manfaatkan Pekerja Ilegal Korut Produksi Drone
Ada retorika panas dari kedua belah pihak dalam beberapa hari terakhir. Wakil Presiden AS Mike Pence, yang telah berkunjung ke daerah tersebut, memperingatkan Korut untuk tidak menguji Washington. Pence mengatakan "era kesabaran strategis" AS dengan Pyongyang sudah usai.
Wartawan BBC, Stephen McDonell di Beijing mengatakan pemerintah China tampaknya menjadi semakin frustrasi dengan Korea Utara, sekutu tradisionalnya.
Keyword : Nuklir Korut Amerika Serikat China