Golkar Memanas Hingga Pecat-Memecat

Selasa, 18/04/2017 13:37 WIB

Jakarta - Suasana di internal Golkar panas dengan polemik baru. Publik dikejutkan dengan adanya pemecatan kader Golkar Kahar Muzakir sebagai Ketua Fraksi di DPR.

Pemecatan tersebut cukup mengejutkan mengingat Kahar merupakan sosok yang selama ini dikenal sebagai loyalis Ketua DPP Golkar dan Ketua DPR Setya Novanto.

Pelengseran Kahar dari ketua fraksi merupakan peristiwa pemecatan pertama semenjak Golkar merapikan struktur partai dan fraksi di DPR.

Sekjen DPP Golkar Idrus Marham mengatakan alasan pemecatan terhadap Kahar atas dasar efektifitas kinerja partai.

"Dalam rangka menjaga efetifitas kinerja. Sama kayak ketika jadi Sekjend, saya mundur dari DPR. Tahun 2011 awal mundur untuk efetifitas," ujar Idrus di geduung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/4/2017).

Idrus melanjutkan Golkar membutuhkan penyegaran pengurus dalam rangka menghadapi Pilkada 2018 dan Pilpres 2019. Idrus juga membuka kemungkinan bagi pihaknya melakukan rotasi kepengurusan selain memecat Kahar.

"Pilkada 2018 dan pemilu 2019 udah didepan mata," jelasnya.

Idrus belm bisa memastikan siapa gerangan pengganti Kahar. Menurutnya, keputusan tersebut menjadi prerogatif Ketua Umum DPP Golkar. "Itu nanti Ketum," ucapnya.

TERKINI
Menyusul Soekarno Hatta, Bandara Halim dan Radin Inten II Ditutup Sementara Geger Dentuman di Bandung Raya, BMKG Pastikan Bukan dari Aktivitas Gempa Anak-anak dan Jurnalis Diserang di Taman Bermain Tepi Barat Iran Kecam Serangan AS terhadap Tiga Kapal Tanker Minyak