Jum'at, 22/12/2023 21:50 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka mengingatkan pemerintah untuk hati-hati dengan pencurian data. Sehingga, keamanan dan pertahanan siber harus dikuatkan.
Ini disampaikan Gibran menanggapi jawaban cawapres nomor urut 3 Mahfud Md soal judi online dan pinjaman online (pinjol). Gibran menilai pencurian data sama seriusnya dengan dua masalah yang disampaikan Mahfud.
"Selain pinjol dan judi online, kita harus hati-hati soal pencurian data. Kita harus kuatkan cyber security dan cyber defense. Kita sudah lakukan di Solo, di Solo Techno Park, ada sekolah cyber security," kata Gibran dalam debat Pilpres 2024 yang digelar KPU, di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat, 22 Desember 2023.
Gibran juga menanggapi masalah e-commerce di Indonesia. Menurunya, pemerintah harus bisa memaksa e-commerce untuk patuh terhadap aturan di Indonesia.
Temui Macron, Prabowo Bahas Kerja Sama Militer Indonesia-Prancis
Menguji Paradoks Indonesia di Tangan Kekuasaan
Kritik untuk Pemerintahan Harus Objektif, Bukan Bermotif Politik
"Ke depannya sudah tidak ada lagi shadow banning, price dumping, dan barang-barang cross border yang membunuh UMKM kita. Ke depan kita harus melindungi UMKM," kata dia.
Gibran pun kembali menyinggung soal hilirisasi digital di mana anak muda harus ikut dalam hilirisasi digital yang sudah dicanangkan. Gibran menyebut Indonesia harus punya generasi emas anak-anak muda Indonesia yang ahli artificial intelligence, robotik, blockchain, kripto, dan perbankan syariah.