Rabu, 13/12/2023 22:35 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Pembangunan smelter milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur ditargetkan rampung Mei 2024.
Menteri BUMN Erick Thohir optimis, operasional smelter di Gresik turut memperkuat proses hilirisasi sumber daya alam (SDA) di Tanah Air.
“Untuk tahap satu, satu dua hari ini kita akan tinjau. Untuk nanti yang tahap dua Insya Allah Mei (2024) sudah bisa selesai, tapi mulai beroperasinya, biasa kalau pabrik perlu dua tiga bulan,” ucap Erick, Rabu (13/12/2023).
Sejak akhir Oktober 2023, pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian tembaga sudah mencapai 80 persen. Progres konstruksi ini sesuai dengan target linimasa kurva-S dari pemerintah.
Tujuh Tradisi Perayaan Waisak di Dunia: Mulai dari Indonesia hingga India
BMKG Prakiraan Wilayah Jakarta Berawan Hari Ini
Raih Posisi Kedua, Hamilton Tetap Jadi Juara di Mata Ibunya
Saat ini, PTFI terus menyelesaikan beberapa pekerjaan agar bisa menyelesaikan pembangunan fisik sepanjang Desember ini. Setelah itu, proyek masuk pada tahap pre commissioning dan commissioning untuk memastikan seluruh fasilitas berfungsi tanpa kendala, sebelum memulai kegiatan operasional pada 2024.
Sesudah beroperasi, smelter kedua ini akan mencapai kapasitas produksi penuh pada Desember 2024.
Erick memandang operasional smelter kedua milik PTFI akan menjadi sesuatu yang luar biasa. Pasalnya, selama ini barang mentah hanya dikirim ke banyak negara, tanpa di hilir di dalam negeri
“Hilirisasi karena kan freeport sudah puluhan tahun baru pertama ini di bawah pemerintahan pak Jokowi mereka mulai berinvestasi di smelter untuk turunannya,” paparnya.
Keyword : Erick Thohir Smelter Gresik