AS Gelar Pertemuan Khusus dengan Menlu China di Malta

Senin, 18/09/2023 12:38 WIB

Washington, Jurnas.com - Penasihat keamanan nasional Presiden Joe Biden, Jake Sullivan, menggelar pertemuan khusus dengan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, pada Minggu (17/9) kemarin di Malta, Kepulauan Mediterania.

Gedung Putih menjelaskan bahwa pertemuan itu guna menjaga hubungan secara bertanggung jawab, di tengah krisis, ketegangan, dan rasa saling curiga di antara kedua kekuatan ekonomi dunia ini.

Dikutip dari Associated Press pada Senin (18/9), Sullivan dan Wang melakukan "diskusi yang jujur, substantif, dan kontruktif untuk mempertahankan jalur komunikasi terbuka".

Sullivan dan Wang terakhir kali bertemu pada Mei lalu di Wina, Swiss untuk melakukan pembicaraan. Dan agenda pertemuan di Malta menghabiskan waktu selama 12 jam dan dua hari.

Dalam pernyataan Gedung Putih, Sullivan dan Wang membahas hubungan kedua negara, masalah keamanan global dan regional, perang Rusia di Ukraina, dan Selat Taiwan. Keduanya juga membahas kecerdasan buatan, upaya pemberantasan narkotika, dan status warga AS yang ditahan di China.

"Amerika Serikat mencatat pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan. Kedua belah pihak berkomitmen untuk mempertahankan saluran komunikasi strategis ini, dan mengupayakan keterlibatan dan konsultasi tingkat tinggi tambahan di bidang-bidang utama antara Amerika Serikat dan Republik Rakyat China dalam beberapa bulan mendatang," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Sedangkan China dalam pernyataan terpisah mengatakan Wang menekankan bahwa Taiwan adalah garis merah terpenting dalam hubungannya dengan AS, sehingga AS harus menghormati komitmennya untuk tidak mendukung kemerdekaan Taiwan.

TERKINI
Ini Doa agar Selamat dan Tenang Selama Perjalanan Jauh Peringatan Hari Puisi Nasional Setiap 28 April, Ini Sejarah dan Tujuannya 28 April 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini Deretan Kecelakaan Kereta Api Paling Mengerikan di Indonesia