Rabu, 13/09/2023 16:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - PAN berharap Partai Demokrat segera merapat ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto.
Bukan tanpa alasan, Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Maulafi menilai Demokrat punya basis konstituen militan.
"Apabila digabung dengan partai politik lain di KIM maka akan memperbesar basis konstituen serta menambah suara," kata dia kepada wartawan, Rabu (13/9).
Alasan lain PAN ingin Demokrat bergabung ke KIM karena pernah sama-sama berkoalisi pada pilpres sebelumnya. Atas hal itu, Viva Yoga yakin kerja sama antara partai politik (parpol) pendukung Prabowo akan lebih mudah.
DPR RI Pertegas Tambahan Biaya Haji Harus Ditanggung Negara
Hari Penyakit Chagas Sedunia: Kenali Ancaman `Silent` American Trypanosomia
PM Spanyol Minta China Ambil Peran Lebih Besar di Panggung Global
"Kedua, PD, PAN, dan Gerindra memiliki pengalaman empiris bekerja sama di pilpres sehingga sangat memudahkan dalam membangun kerjasama. Ketiga, PD, PAN, Gerindra memiliki platform perjuangan yang relatif tidak berbeda. Dari sini maka peluang untuk kerjasama di KIM menjadi sangat memungkinkan," ujarnya.
Di sisi lain, Viva Yoga menanggapi soal momen akrab Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Prabowo dalam perayaan HUT ke-64 Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri).
"Melihat keakraban Pak SBY dan Pak Prabowo seperti itu maka ada lagu yang bisa mengiringinya, yaitu kemesraan ini janganlah cepat berlalu," ujar dia.
Sebelumnya, sejumlah tokoh purnawirawan TNI berkumpul di acara syukuran HUT ke-64 Pepabri. SBY, Prabowo hingga mantan Kepala BIN Jenderal TNI (Purn) Hendropriyono hadir dalam acara tersebut. Dalam acara itu, SBY dan Prabowo duduk satu meja hingga bernyanyi bersama.