Bukan India, Modi Pakai Papan Nama "Bharat" di KTT G20

Sabtu, 09/09/2023 16:48 WIB

New Delhi, Jurnas.com - India mulai melakukan sosialisasi pergantian nama negara. Perdana Menteri India, Narendra Modi, memakai papan nama `Bharat` dalam pertemuan KTT G20, nama pengganti India.

India memiliki sebutan Bharat, Bharata, Hindustan, yang dalam bahasa-bahasa India digunakan secara bergantian oleh masyarakat dan secara resmi.

Meskipun negara ini masih menggunakan nama India untuk presiden atau perdana menteri saat berkomunikasi dalam bahasa Inggris, Presiden Droupadi Murmu awal pekan ini menyebut dirinya sebagai "Presiden Bharat" dalam undangan makan malam para pemimpin G20, sehingga memicu kontroversi.

Demikian pula Modi saat membuka KTT G20 di New Delhi pada Sabtu (9/9) ini, dia duduk di belakang papan nama bertuliskan `Bharat`. Bharat pernah digunakan India pada masa lalu, dan kembali akan dipakai lagi.

"Bharat menyambut para delegasi sebagai Presiden G20," kata Modi saat membuka sambutan dikutip dari Reuters.

Meskipun beberapa pendukung nama Bharat menganggap `India` nama pemberian Inggris, para sejarawan mengatakan bahwa nama tersebut sudah ada sejak berabad-abad sebelum pemerintahan kolonial.

Rashtriya Swayamsevak Sangh, induk ideologis dari Partai Bhartiya Janata (BJP) yang berkuasa, selalu bersikeras menyebut negara itu Bharat.

TERKINI
Ini 5 Waktu Terbaik untuk Berdoa di Hari Jumat Pakistan Ancam Perangi India jika Lanjutkan Proyek "Politisasi" Sungai 3 Pemain dengan Penampilan Terbanyak di Piala Dunia Andoni Iraola Resmi Jadi Pelatih Kepala Liverpool