Selasa, 25/07/2023 19:32 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jakarta dan Bekasi pada hari ini, Selasa (25/7).
Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron mengatakan para pihak yang diamankan dalam OTT itu diduga terlibat kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa.
"Atas dugaan penyerahan uang terkait tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa," kata Nurul Ghufron saat dikonfirmasi.
Berdasarkan informasi yang diterima, salah satu pihak yang diamankan yakni pejabat Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).
Terjaring OTT KPK, Harta Bupati Lombok Barat Capai Rp25,5 Miliar
KPK: OTT Bupati Lombok Barat Terkait Suap Sejumlah Proyek
KPK Tangkap 19 Orang dalam OTT Bupati Lombok Barat
Kendati demikian, Nurul Ghufron belum mengungkapkan identitas para pihak yang ditangkap. Dia mengatakan, saat ini KPK masih melakukan pemeriksaan di Gedung Merah Putih.
KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang ditangkap tersebut.
"Mohon bersabar untuk informasi lengkapknya akan kami sampaikan esok setelah kami memeriksa selama 1x24 jam," jelas Ghufron.