Kamis, 20/07/2023 17:52 WIB
Moskow, Jurnas.com - Tentara bayaran Rusia dari kelompok Wagner, mulai melatih pasukan khusus Belarusia, hanya beberapa mil dari perbatasan negara tersebut dengan Polandia.
Pemimpin Wagner, Yevgeny Prigozhin, dalam sebuah video yang beredar tampak menyambut para pejuangnya di Belarusia. Dia mengumumkan tidak akan mengambil bagian dalam perang Ukraina bersama Rusia.
Sebaliknya, pentolan Wagner memerintahkan supaya pejuangnya bersiap mengumpulkan kekuatan untuk bertolak ke Afrika, sembari tetap melatih tentara Belarusia, sebagai bagian dari kesepakatan dengan Vladimir Putin, Pemimpin Rusia.
"Angkatan bersenjata Belarus melanjutkan pelatihan bersama dengan para pejuang Wagner PMC (Perusahaan Militer Swasta)," demikian keterangan Kementerian Pertahanan Belarusia, sebagaimana dikutip dari Reuters pada Kamis (20/7).
Ukraina Dituding Sebagai Akar Masalah Ketegangan Rusia dengan Eropa
Iran Janjikan Hak Istimewa China dan Rusia di Selat Hormuz
PBB Peringatkan Eskalasi Baru antara Rusia dan Ukraina
"Selama seminggu, unit pasukan operasi khusus bersama dengan perwakilan Kompeni akan melakukan tugas pelatihan tempur di jangkauan militer Brest," imbuhnya.
Minsk mengunggah gambar instruktur Wagner bertopeng, wajah mereka ditutupi sesuai dengan aturan kelompok tentara bayaran, melatih tentara Belarusia dengan kendaraan lapis baja dan kontrol drone.
Sementara itu, Polandia sebagai mantan anggota Pakta Warsawa yang telah menjadi anggota penuh aliansi militer pimpinan AS sejak 1999, mengatakan siap menghadapi berbagai skenario dan memantau situasi di perbatasan dengan Belarusia.
"Perbatasan Polandia aman, kami memantau situasi di perbatasan timur kami secara berkelanjutan dan kami siap menghadapi berbagai skenario seiring berkembangnya situasi," kata Kementerian Pertahanan Polandia.