Minggu, 16/07/2023 19:56 WIB
Tel Aviv, Jurnas.com - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu memerintahkan pemecatan aktivis Partai Likud, Itzik Zarka, karena mengejek Holocaust sembari mencemooh pengunjuk rasa anti-pemerintah.
Dalam video yang beredar di media sosial, Zarka mengutuk dan meludahi para demonstran di persimpangan lalu lintas, dekat kota kelas pekerja, Beit Shean, pada Sabtu (15/7) lalu.
"Bukan tanpa alasan enam juta orang terbunuh. Saya bangga enam juta dari Anda dibakar!" teriak Zarka.
Namun, dikutip dari Reuters pada Minggu (16/7), Netanyahu mengeluarkan perintah supaya Zarka diusir. Perilaku tercela Zarka, menurut Netanyahu, tidak dapat ditoleransi. Apalagi, penyangkalan terhadap Holocaust, baik mempertanyakan skalanya atau merayakannya, dapat dihukum lima tahun penjara berdasarkan hukum Israel.
Dorong Gencatan Senjata, Trump Sebut Israel dan Lebanon Bertemu Hari Ini
Tak Cuma Mengecam, Begini Balasan Italia usai Pasukannya Diserang Israel
Netanyahu Kritik Sindiran Erdogan soal Gencatan Senjata Iran
"Kami tidak akan mentolerir perilaku tercela seperti itu dalam gerakan Likud," kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan.
Dengan membingkai sebagian besar korban Yahudi Eropa dari genosida Nazi sebagai musuh, Zarka tampaknya membedakan antara mereka dan Yahudi Mizrahi keturunan Timur Tengah yang telah menjadi pendukung tradisional Likud yang konservatif.
Beberapa anggota koalisi agama-nasionalis Netanyahu mendorong perdana menteri supaya merombak peradilan sebagai ganti rugi atas jangkauan elitis oleh Askenazi atau Yahudi keturunan Eropa, yang mendominasi generasi pendiri negara.
Keyword : Israel Holocaust Benjamin Netanyahu Partai Likud