Rusia Cegah Serangan Ukraina di Pelabuhan Sevastopol

Minggu, 16/07/2023 14:31 WIB

Moskow, Jurnas.com - Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim pasukannya berhasil mencegah serangan Ukraina yang menyasar pelabuhan Sevastopol di Laut Hitam pada Minggu (16/7). Moskow menghancurkan tujuh drone udara dan dua drone bawah air.

"Pagi ini, upaya rezim Kyiv untuk melakukan serangan teroris oleh tujuh kendaraan udara tak berawak dan dua kendaraan bawah air tak berawak pada objek di wilayah Semenanjung Krimea dekat kota Sevastopol telah digagalkan," kata kementerian itu dikutip dari Reuters.

Tidak ada korban jiwa dan tidak ada kerusakan yang ditimbulkan. Dua drone udara Ukraina ditembak jatuh di atas Laut Hitam pada jarak yang sangat jauh dari garis pantai, sementara lima lainnya dicegat oleh pasukan perang elektronik Rusia.

Adapun dua kendaraan bawah air tak berawak (UUV), ditemukan di bagian utara Laut Hitam, lalu dihancurkan oleh api, menurut keterangan kementerian tersebut.

Sebelumnya, Mikhail Razvozhayev, gubernur Sevastopol yang dilantik Moskow, mengatakan bahwa serangan itu terjadi di atas pelabuhan Sevastopol dan distrik kota Balaklava, Khersones.

Transportasi laut, termasuk feri penumpang, sempat ditangguhkan selama beberapa jam lebih awal pada Minggu, demi alasan keamanan.

Belum ada komentar langsung dari Ukraina mengenai serangan di Sevastopol, sebuah pelabuhan di Semenanjung Krimea, yang dianeksasi Rusia dari Ukraina pada 2014.

Ukraina hampir tidak pernah secara terbuka mengklaim bertanggung jawab atas serangan di dalam Rusia atau di wilayah yang dikuasai Rusia di Ukraina. Namun dalam beberapa bulan terakhir Ukraina menghancurkan infrastruktur militer Rusia, sebagai serangan balasan Kiev.

TERKINI
Ilmuwan Temukan Tanaman Terus Naik ke Puncak Himalaya, Ini Penyebabnya Kebiasaan Buruk yang Bisa Menyebabkan Paru-paru Basah Bolehkah Meminta Kematian Saat Ditimpa Ujian Berat? Ini Hukum Pamer Kekayaan atau Flexing dalam Islam