Twitter Terancam! 100 Juta Pengguna "Hijrah" ke Threads

Senin, 10/07/2023 17:26 WIB

Paris, Jurnas.com - Keputusan Elon Musk membatasi cuitan per hari yang diterapkan beberapa waktu lalu tampaknya menjadi ancaman untuk Twitter. Pasalnya, Threads yang dibidani oleh Meta, mendapatkan respons positif dari warganet.

Tercatat hingga Senin (10/7) ini sebagaimana dikutip dari AFP, sudah lebih dari 100 juta pengguna Twitter `hijrah` ke Threads, sebab tidak puas dengan kebijakan terbaru di platform media sosial milik Musk tersebut.

Cepatnya pertumbuhan pengguna Threads bahkan mengalahkan platform artificial intelligence, ChatGPT, yang membutuhkan waktu selama dua bulan untuk mencapai angka 100 juta pengguna.

Padahal, saat ini Threads belum tersedia di pasar Uni Eropa, karena Meta ingin mempelajari undang-undang privasi data di blok tersebut.

Diketahui, Twitter diperkirakan memiliki sekitar 200 juta pengguna reguler, tetapi berulang kali mengalami kegagalan teknis sejak Elon Musk membeli platform tersebut tahun lalu dan memecat ribuan staf.

Musk yang juga menjabat sebagai bos Tesla dan SpaceX, juga telah mengasingkan banyak pengguna dengan memperkenalkan biaya untuk layanan gratis sebelumnya. Dia juga mengizinkan akun sayap kanan yang diblokir kembali ke platform.

Musk sempat mengancam akan menuntut Meta karena mencuri rahasia dagang dan kekayaan intelektual. Namun klaim ini dibantah oleh perusahaan pemilik Facebook dan WhatsApp tersebut.

TERKINI
Ini Zodiak yang Dikenal Paling Jago Menggoda, Siapakah Dia? Bukan Hadiah Mewah, 5 Gestur Sederhana Ini Jadi Kunci Hubungan Langgeng Berbagai Amalan Sunah yang Dianjurkan Sebelum Shalat Jumat 7 Negara yang Belum Pernah Lolos ke Piala Dunia