Kamis, 06/07/2023 19:17 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan, satu aspek yang menjadi isu penting yang perlu diukur dalam pembangunan nasional saat ini adalah kebahagiaan.
Pria yang akrab disapa Gus Muhaimin ini mengatakan bahwa kebahagiaan adalah tujuan utama pembangunan Indonesia. Jalan cepat mewujudkannya adalah melalui seni dan budaya.
“Tujuan utama pembangunan itu ya mewujudkan kebahagiaan. Bangun jalan, bangun infrastruktur itu kan tujuannya untuk kebahagiaan. Dan jalan cepat kebahagiaan itu melalui seni dan budaya,” katanya saat silaturahim dengan Paguyuban Bambu Aji di Balai Budaya Banjarnegara, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima, Kamis (6/7).
Menurut Gus Muhaimin, seni dan budaya sangat penting dan punya posisi yang strategis dalam pembangunan nasional. Ia pun menegaskan jika seni dan budaya seudah seharusnya menjadi Panglima Pembangunan.
Kenaikan Tarif Pesawat Jangan Sampai Membebani Masyarakat
DPR Minta UI Utamakan Perlindungan Korban dalam Dugaan Pelecehan Seksual
Legislator PKS: Terjadi Ketimpangan Dalam Pengelolaan Mudik 2026
“Seharusnya seni dan budaya menjadi Panglima (pembangunan nasional). Supaya apa? Supaya para pelaku seni dan budaya mendapatkan kesejahteraan, perhatian dan jaminan kesehatan, jaminan masa depan, sehingga ide-ide dan inovasi dan kreativitas seniman ini terus tumbuh dan berproduksi untuk membahagiakan masyarakat,” ujar Ketua Umum PKB itu.
Gus Muhaimin optimistis setiap upaya menjaga dan melestarikan seni dan budaya minimal akan membentuk dua hal. Pertama, rasa seni dan keindahan yang hasilnya dalah kebahagiaan dan ketentraman.
“Dengan hiburan seni dan budaya maka tujuan dari pembangunan kita akan terwujud. Apa itu? Kebahagiaan,” ungkapnya.
Kedua, seni dan budaya dapat membangitkan ekonomi. Gus Muhaimin berujar, setiap pagelaran seni dan budaya di Indonesia, dapat dipastikan akan turut serta membangkitkan perekonomian warga sekitar.
“Kita ingin budaya dan seni menghasilkan dampak ekonomi, ada UMKM yang tumbuh, ada kegiatan jual beli masyarakat yang terus berkembang di forum-forum yang ramai seperti ini. Karena itu Indonesia akan maju kalau meletakkan seni dan budaya sebagai panglima terdepan bagi kemajuan bangsa kita,” ujarnya.
Gus Muhaimin pun pasang badan untuk memastikan kelestarian dan membela seni budaya tradisional, tak terkecuali Kuda Kepang atau dalam bahasa Banjarnegara lebih dikenal dengan Ebeg.
Gus Muhaimin diketahui sudah sejak lama membela dan memperjuangkan seni dan budaya tradisional. Ia meyakini seni dan budaya adalah jalan terbaik menumbuhkan kebahagiaan di tengah masyarakat, sehingga kemajuan dan kesejahteraan mereka dapat terwujud.
“Dengan ini saya nyatakan bismillah saya sanggup untuk menjaga, membela dan mengembangkan seni dan budaya tradisional terus-menerus, termasuk Kuda kepang ini. Komitmen saya sejak dulu tetap sama, yaitu menjaga dan membela seni dan budaya,” tegasnya.