Kamis, 01/06/2023 13:36 WIB
Jakarta, Jurnas.com- Polisi menduga pelaku yang melakukan penipuan tiket konser Coldplay bekerja secara kelompok dan keberadaannya terdeteksi di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Kanit 2 Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKP Charles Bagaisar mengatakan saat ini Tim Subdit Siber Polda Metro Jaya pun terbang ke Sulsel untuk menelusuri temuan itu.
"Untuk pelaku diduga mereka bekerja secara kelompok, tapi masih belum bisa kami pastikan, mungkin hasil temuan di lapangan, bisa akan kami sampaikan. Kita berharap bersama pelaku bisa kita amankan," ungkap Charles dalam keterangannya, Kamis (1/6/2023).
"Untuk pelakunya kemungkinan besar lebih dari satu," tambahnya.
Sri Lanka Tangkap Sembilan WN China, Diduga Selundurkan Alat Scam
Berhak Sebagai PAW DPR RI, Putri Dakka Kirim Surat ke Surya Paloh
Dua Kasus Ini Bikin Warga Jepang Rugi Rp35 Triliun sepanjang 2025
Charles menuturkan, dalam kasus penipuan penjualan tiket konser Coldplay terdapat beberapa modus yang dilakukan. Salah satunya dengan modus jasa titip (Jastip).
Selain jastip, lanjut Charles, modus penipuan ini juga mengaku kenal `orang dalam` yang memiliki akses terkait dengan penjualan tiket konser Coldplay. Sehingga pihak kepolisian memastikan akan melakukan penanganan dengan serius dalam tahap penyelidikan hingga kasus penipuan tersebut dapat terungkap.
"Ada berbagai modus, ada yang salah satunya menawarkan jastip. Kemudian yang kedua menawarkan pembelian tiket melalui media sosial, kemudian ada juga penipuan dengan mengaku sebagai orang yang punya akses untuk penjualan tiket konser," jelasnya.
"Untuk laporan polisi terkait penipuan penjualan tiket Coldplay, banyak, ada beberapa laporan polisi dan dari beberapa laporan polisi tersebut kami dari Subdit Siber serius untuk melakukan penanganan, hingga pengungkapan," imbuhnya.
Keyword : Coldplay Tiket Konser Penipuan Sulawesi Selatan