Selasa, 30/05/2023 15:05 WIB
Semarang, Jurnas.com - Pengusaha Muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) diharapkan bersama pemerintah terus bersinergi beri pelatihan dan pendampingan agar lebih banyak enterpreneur muda yang lahir.
Pasalnya enterpreneur muda saat ini baru berada di angka 4%, sedangkan untuk mengoptimalkan peningkatan perekonomian setidaknya butuh 14% pengusaha muda.
"Saya berharap kawan-kawan Hipmi yang lagi berkumpul bisa mendorong, mengajari, mendampingi pengusaha muda bisa tumbuh seperti start up dan enterpreneur baru karena kita masih sedikit sekali (pengusaha muda), belum sampai 4%," ujar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Selasa (30/5/2023).
Menurut Ganjar, lahirnya lebih banyak enterpreneur muda juga untuk mencapai kemandirian ekonomi, khususnya ekonomi di daerah.
CENTOM Sebut Hampir 400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran
Tanda Tubuhmu Perlu Detoks Media Sosial, Baik untuk Mental
Vidic Nilai Carrick Sosok yang Tepat Tangani Manchester United
Ganjar mengharapkan, Hipmi dengan kekuatan struktural dapat menjadi wadah generasi muda yang ingin menjadj pengusaha.
"Kita harapkan nanti muncul pemuda-pemuda yang lebih banyak untuk menjadi enterpreneur, itu kita butuhkan apalagi kita butuh mandiri dari sisi ekonomi, maka perlu diciptakan lebih banyak lagi pengusaha muda," ucap Ganjar.
Sebagai informasi, jumlah wirausaha Indonesia masih sangat terbatas atau sekira 3,18%. Angka itu jauh tertinggal dari negara Asean yaitu Singapura 8,76%, Thailand 4,26% dan Malaysia 4,74%.(antara)
Keyword : Hipmi Pengusaha Muda Ganjar Pranowo