Senin, 15/05/2023 05:01 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengatakan untuk pertama kalinya pada Senin (15/5) bahwa mereka telah menjatuhkan rudal jarak jauh Storm Shadow yang dipasok ke Ukraina oleh Inggris.
Kemhan Rusia mengatakan dalam pengarahan hariannya tentang konflik Ukraina bahwa pihaknya telah menembak jatuh rudal jelajah, serta rudal HARM dan peluncur roket HIMARS buatan Amerika Serikat (AS).
Reuters tidak dapat memverifikasi laporan tersebut.
Inggris adalah negara pertama yang secara terbuka memasok Kyiv dengan rudal jelajah jarak jauh, yang akan memungkinkan pasukan Ukraina menyerang pasukan Rusia dan memasok depot jauh di belakang garis depan saat mempersiapkan serangan balasan besar.
Rusia Umumkan Gencatan Senjata Lokal di PLTN Zaporizhzhia
Intelijen Kenya Ungkap Bayaran Tentara Rusia, Dua Digit per Bulan!
Zelensky Belum Yakin Sekutu Barat Jamin Keamanan Ukraina
Moskow mengatakan pada Minggu bahwa Ukraina telah menggunakan rudal untuk menyerang lokasi industri di kota Luhansk yang dikuasai Rusia di Ukraina timur.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan pada Senin bahwa Rusia memandang keputusan Inggris untuk memasok rudal sangat negatif.
"Inggris mengklaim berada di garis depan di antara negara-negara yang terus memompa senjata ke Ukraina," katanya kepada wartawan dalam panggilan harian.
Sumber: Al Arabiya
Keyword : Perang Rusia Ukraina Storm Shadow