Kamis, 11/05/2023 08:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan jika QR code Indonesian standard atau QRIS sebagai kanal pembayaran digital sudah semakin meluas.
Catatan Bank Sntral hingga akhir April 2023, pengguna QRIS sudah mencapai 25,4 juta merchant atau pedagang.
“QRIS perkembangannya luar biasa sekali. Alhamdulillah per bulan April kemarin merchant yang menggunakan QRIS itu sudah mencapai 25,4 juta,” ucap Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti dalam acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia 2023, Rabu (10/5/2023).
Destry menyampaikan, dengan banyaknya merchant yang menggunakan QRIS, hal ini menunjukan UMKM sudah mulai menyadari pentingnya ekonomi digital.
Flu Burung Terdeteksi, Populasi Spesies Langka Terancam Punah
Mentrans : Tidak Ada Kemenangan Tanpa Kolaborasi, Begitu Juga Transmigrasi
Teheran Ancam Serang Sisa Infrastruktur AS di Timur Tengah
“Ekonomi keuangan digital, apakah itu transaksi sistem pembayaran ataupun transaksi perdagangan, itu menjadi cepat, mudah, murah, aman, dan handal,” kata Destry.
Indonesia sendiri memiliki potensi yang sangat besar dalam pengembangan ekonomi dan keuangan digital. Pada tahun 2022, nilai ekonomi digital indonesia mencapai US$ 77 miliar atau tumbuh 22% dari tahun 2023.
Pada tahun 2025, nilai tersebut diprediksi akan meningkat dua kali lipat menjadi US$ 130 miliar dan terus akan naik hingga mencapai US$ 360 miliar di tahun 2030 mendatang.
Keyword : Bank IndonesiaQRISDigitalUMKM