Jum'at, 14/04/2023 07:15 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman meluncurkan empat zona ekonomi khusus baru di Kerajaan untuk memperkuat posisinya sebagai tujuan investasi global.
Demikian dilaporkan kantor berita negara, Saudi Press Agency (SPA) pada Jumat (14/5).
Perusahaan yang beroperasi di dalam zona ini mendapatkan beberapa keuntungan, termasuk tarif pajak perusahaan yang kompetitif, pembebasan bea masuk atas impor, input produksi, mesin dan bahan baku, dan fleksibilitas untuk merekrut talenta yang paling kompeten dari mana saja di dunia.
Selain itu, orang asing akan menikmati 100 persen kepemilikan perusahaan mereka di empat zona ekonomi yang terletak di Riyadh, Jazan, Ras al-Khair dan Kota Ekonomi Raja Abdullah.
Saudi Berlakukan Aturan Baru Masuk Makkah jelang Musim Haji
DPR Pastikan Penyelenggaraan Haji 2026 Berjalan Aman dan Nyaman
Kompleks Industri Petrokimia Saudi Dihantam Serangan Udara Iran
"Arab Saudi terbuka untuk bisnis dan menyambut investor dari seluruh dunia untuk melihat secara langsung peluang bersejarah yang kami tawarkan. Zona Ekonomi Khusus baru, yang diluncurkan hari ini, akan secara signifikan memengaruhi cara bisnis dilakukan di negara ini, menciptakan puluhan ribu lapangan kerja, dan menyumbang miliaran riyal ke PDB kita," kata dia
Zona Ekonomi Khusus diharapkan untuk lebih lanjut mengembangkan ekonomi lokal, menghasilkan lapangan kerja, dan melokalisasi rantai pasokan.
Sumber: Al Arabiya