Pihak SBY Pastikan Tak Lakukan Demo Balasan

Selasa, 07/02/2017 16:03 WIB

Jakarta- Anggota komisi VI DPR fraksi Demokrat Sartono Hutomo mengungkapkan keprihatinannya atas demonstrasi mahasiswa di depan kediaman mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, (6/2/2017).

Menurut Sartono, demo tersebut bertentangan dengan etika berbangsa dan bernegara.

"Tapi saya merasa miris merasa sedih. Sebagai anak bangsa di era reformasi ini pranata-pranata, norma harus dikedepankan," ujar Sartono di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/2/2017).

Sepupu SBY ini mengisyaratkan ada upaya provokasi terhadap pihaknya di balik demo tersebut. Ia curiga demo yang menyudutkan pihak SBY itu sengaja dikerahkan pihak tertentu. Kendati demikian, ia memastikan tidak akan melakukan balasan.

"Nah misalnya kita juga tepancing dan mengerahkan juga pasukan sendiri, saya mengerahkan 300 atau 1000 pasukan gimana negeri ini? Kacau khan. Apakah kita tidak bisa? Bisa misalnya. Tapi kita serahkan kepada pranata dan mekanisme konstitusi dan mekanisme aturan hukum yang ada di sini," ungkapnya.

Mantan Bendahara Umum DPP Demokrat ini mengaku heran demo dilakukan tanpa pengajuan ijin tergadap pihak kepolisian. Di satu sisi, kata dia, ia menilai janggal polisi tak mampu mendeteksi adanya arak-arakan demo di jalan menuju rumah SBY.

Seharusnya, lanjut Sartono, demo dilakukan atas ijin dengan sekaligus mendaptkan pengawalan langsung aparat kepolisian. "Misalnya, waktu kita mau demo diberitahukan untuk dikawal," ucapnya.

Keyword : SBY Demo

TERKINI
KSTI 2026, Begini Pesan dan Arahan Presiden Prabowo untuk Para Akademisi Betrand Peto Curhat di Medsos, Begini Respon Sarwemdah Dugaan Penganiayaan, Keluarga Korban ART Tewas di Cileungsi Minta Keadilan Hari Berkabung Daerah Kalbar Setiap 28 Juni, Ini Sejarah dan Tujuannya