Jum'at, 24/03/2023 09:27 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mendesak Eropa untuk meningkatkan dan mempercepat pasokan persenjataan modern dan menjatuhkan sanksi yang lebih keras terhadap Rusia.
Jika tidak, lanjut dia, perang dapat berlarut-larut selama bertahun-tahun.
Dalam pidato video yang panjang dan tajam kepada para pemimpin Uni Eropa, Zelenskyy mengatakan bahwa blok beranggotakan 27 negara itu harus mengambil tindakan untuk menahan Rusia selama lebih dari setahun dalam invasinya ke Ukraina.
Meskipun pejabat Ukraina telah berulang kali mendesak mitra untuk meningkatkan pasokan senjata, komentar Zelenskyy menunjukkan rasa frustrasi yang tidak biasa.
Uni Eropa Proses Keanggotaan Ukraina dan Moldova ke Tahap Lanjut
Uni Eropa Sebut Selat Hormuz Berada Dalam Situasi antara Perang dan Damai
Kanselir Jerman Usulkan Status Khusus untuk Ukraina di Uni Eropa
"Rekan-rekan yang terhormat, tidakkah Anda merasa bahwa keberhasilan kita lebih sedikit daripada penundaan dalam tindakan bersama kita? Sayangnya, memang demikian. Dan Kremlin melihat itu," katanya.
"Kami tidak dapat terus menunda pengiriman senjata kepada tentara kami. Kami membutuhkan pesawat modern. Kami membicarakan hal ini. Apakah benar-benar ada motivasi rasional dalam penundaan terkait pesawat modern?"
Zelenskyy berterima kasih kepada Polandia dan Slovakia, sekarang anggota NATO dan sebelumnya bagian dari Pakta Warsawa, karena setuju untuk memasok pesawat MiG buatan Soviet yang dapat diterbangkan oleh pilot Ukraina tanpa pelatihan tambahan.
Sekutu Barat telah menyatakan keberatan yang parah tentang pengiriman pejuang barat terbaru ke Ukraina.
Zelenskyy juga mengeluhkan bahwa Uni Eropa tampaknya tidak terburu-buru untuk menjatuhkan lebih banyak sanksi terhadap Rusia.
Sumber: Reuters