Sri Mulyani Harus Mundur Kalau Tak Usut Pegawai Pajak Nakal

Rabu, 08/03/2023 18:08 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Momen pengungkapan harta kekayaan mantan pejabat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rafael Alun harus dijadikan pintu masuk bagi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelisik rekening pegawai pajak yang lain.

Hal itu sebagaimana diutarakan anggota Komisi III DPR RI, Santoso kepada wartawan, Rabu (8/3).

“Menteri Keuangan Sri Mulyani harus mendukung ini dan memberi sanksi yang tegas kepada pegawai pajak yang menyalahi jabatannya untuk memperkaya diri sendiri,” tegasnya.

Politikus Demokrat ini menegaskan, jika tak ditindaklanjuti, maka lebih baik Sri Mulyani mundur dari jabatan Menteri Keuangan yang dipegangnya saat ini.

“Memberhentikan pegawai yang tidak jujur itu lebih baik dari mempertahankan mereka meski berkinerja baik dalan sisi administrasi,” terang Santoso.

Kepada PPATK, Santoso juga berpesan untuk meneliti dengan pasti transaksi mencurigakan di rekening para pejabat ini. PPATK juga harus mengungkap transaksi itu kepada aparat penegak hukum yang selama ini tidak dipublis.

“Tindakan itu sebagai bagian agar pegawai pajak tidak lagi menggunakan jabatannya untuk memperkaya diri sendiri namun merugikan keuangan negara,” jelas Legislator Dapil DKI Jakarta III ini.

TERKINI
Hari Konsumen Nasional Diperingati 20 April, Ini Sejarah hingga Tujuannya 20 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini Liam Delap: Chelsea Tak Pantas Kalah dari Manchester United Caicedo: Chesea Belum Menyerah Kejar Tiket Liga Champions