Kamis, 02/03/2023 14:20 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa pemerintah sedang menyiapkan peta daerah rawan bencana secara terpusat.
Menurut dia, ini menjadi prioritas penting dalam rangka penguatan resiliensi berkelanjutan, dalam menghadapi bencana selanjutnya di Tanah Air.
"Kami akan menindaklanjuti identifikasi daerah yang rawan dengan bencana. Setiap daerah akan punya data terpusat dan terkoordinasi dengan BNPB serta Kemenko PMK, sehingga semua kebijakan akan sinkron dan dapat disesuaikan kebutuhannya di setiap daerah," ujar Muhadjir saat mendampingi Presiden Jokowi dalam Rakornas Penanggulangan Bencana dan Pameran Teknologi Kebencanaan pada Kamis (2/3).
Menko Muhadjir juga mendorong peningkatan kurikulum kebencanaan yang sudah berjalan di satuan pendidikan. Dia menilai, kurikulum menjadi bagian yang penting dari upaya mitigasi bencana.
Menko PMK Pastikan Operasi SAR di Cisarua Kerja 24 Jam Nonstop
Longsor Cisarua, Menko PMK: Saat Ini, Prioritas Utama Penyelamatan Jiwa
Menko PMK: Peralihan Tahun Kali Ini Sungguh Butuh Perhatian Ekstra
"Kita akan meningkatkan fungsinya. Sehingga nanti kurikulum di sekolah tidak seragam seluruh Indonesia, tetapi disesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah," imbuh dia.
Sebelumnya, Jokowi menyampaikan pentingnya penanganan bencana pada tahap awal yang mencakup perlunya peringatan dini, edukasi masyarakat, tata ruang dan konstruksi di wilayah potensi bencana, pengetatan pemberian izin dan konstruksi bangunan serta pemetaan daerah rawan bencana.
"Indonesia menempati tiga teratas paling rawan bencana. Negara kita naik 81 persen frekuensi bencana alamnya dari tahun 2010, naik dari 1.945 menjadi 3.544 bencana," ujar Jokowi.
"Siaga dan waspada menjadi kunci, tidak hanya pasca bencana, tetapi juga pra bencana yang jauh lebih penting, bagaimana menyiapkan masyarakat, memberikan edukasi, memberikan pelatihan langkah-langkah antisipasi, itu harus menjadi prioritas untuk meminimalisasi korban maupun kerugian," sambung Jokowi.
Keyword : Peta Rawan Bencana Menko PMK Muhadjir Effendy