Trump Sebut Kesepakatan Obama - Australia sebagai Kebodohan

Kamis, 02/02/2017 17:53 WIB

Washington - Donald Trump kembali menuai kontroversi setelah mengejek kebijakan mantan Presiden Obama yang melakukan kesepakatan dengan Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull mengenai pengungsi. Menurut Presiden AS itu adalah kesepakatan terburuk untuk Amerika.

"Saya akan mempelajari kesepakatan bodoh itu," ungkap Trump dalam akun twitter pribadinya.

Sebagaimana dilaporkan pada Sky News, dalam kesepakatan tersebut Amerika siap menerima 1.250 pencari suaka asal Australia yang akan ditempatkan di pulau-pulau Pasifik Nauru dan Papua Nugini. Sebagai imbalannya, PM Australia akan menerima pengungsi dari El Savador, Guatemala, dan Honduras.

Menurut Trump kedatangan pengungsi dari Australia itu membahayakan untuk negara yang berjuluk negeri paman sam itu. Pasalnya ia menuduh Turnbull mencoba mengekspor pembom Boston berikutnya, sebagaimana ia melihat pelaku dua ledakan dua bom 2013 di Boston pada acara lomba maraton.

Trump juga menambahkan melalui telepon kepada PM Australia itu bahwa dirinya tidak menginginkan para pengungsi tersebut. Sehingga dengan demikian, ucap Trump, kesepakatan yang dulu diteken Barack Obama itu bisa dihentikan.[]

TERKINI
Mengenal Sisi Unik dari Lucid Dream yang Jarang Diketahui Kemendikdasmen Tekankan Sekolah Mesti Jadi Ruang Aman dan Nyaman Lebanon Upayakan Gencatan Senjata Permanen dengan Israel Ilmuwan Temukan Tanaman Terus Naik ke Puncak Himalaya, Ini Penyebabnya