Rumah Jokowi: Selamat Tinggal Ahok
Kamis, 02/02/2017 11:19 WIB
Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok nampaknya tidak henti-henti membuat gempar situasi dan kondisi politik di tanah air. Kali ini, Ahok dianggap telah melecehkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma`ruf Amin.
Menanggapi hal itu,
Rumah Jokowi berkicau tentang perkembangan politik terkini yang membuat hati prihatin. Menurutnya, kedewasaan dalam politik harus dikedepankan, ini tentang berbangsa dan bernegara.
"Kpentingan bangsa & ngra tdk dpt dikalahkan hanya utk ego & obsesi anda yg ingin jd gubernur Jkt. Ahok jadi atau tdk, negeri akan ttp kokoh," begitu kicauan
Rumah Jokowi dalam akun twitter @RumahJokowi, beberapa saat lalu.
Rumah Jokowi menegaskan, dalam setiap pemimpin harus disertai kesadaran bahwa dirinya adalah bagian dari bangsa Indonesia yang besar. Sehingga, tidak bisa hanya mengedepankan ego dan obsesi.
Atas ulah dan perbuatannya sendiri, kata
Rumah Jokowi, calon gubernur nomor urut dua itu telah tamat dari kancah politik Indonesia.
"Mengikuti alur sidang ahok yg terakhir, kami simpulkan, ahok sdh tamat, sdh tdk masuk dlm kancah politik Imdonesia, akibat ulahnya sendiri," terangnya.
"Selamat tinggal ahok, you are nothing but a loser," demikian kicauan
Rumah Jokowi.
Sebelumnya, Ahok keberatan dengan sejumlah kesaksian Ma`ruf Amin. Ahok juga merasa keberatan dengan Ma`ruf yang meralat pernah bertemu dengan pasangan calon Agus Yudhoyono-Sylviana Murni pada 7 Oktober.
Menurutnya, Ma`ruf ingin menutupi riwayat hidupnya yang pernah menjadi anggota Wantimpres pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Padahal, pengacaranya memiliki bukti bahwa SBY meminta Ma`ruf bertemu dengan Agus-Sylviana.
"Artinya saudara saksi sudah tidak pantas jadi saksi karena sudah tidak obyektif lagi. Ini sudah mengarah mendukung paslon nomor satu," kata Ahok dalam persidangan di Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (31/1).
Ahok kemudian berjanji akan membuktikan bahwa kesaksian Ma`ruf tidak benar. "Percayalah, sebagai penutup, kalau Anda menzalimi saya, yang Anda lawan adalah Tuhan yang Mahakuasa, Maha Esa. Saya akan buktikan satu per satu dipermalukan. Terima kasih," tegas Ahok.
TERKINI
Mengenal Sisi Unik dari Lucid Dream yang Jarang Diketahui
Kemendikdasmen Tekankan Sekolah Mesti Jadi Ruang Aman dan Nyaman
Lebanon Upayakan Gencatan Senjata Permanen dengan Israel
Ilmuwan Temukan Tanaman Terus Naik ke Puncak Himalaya, Ini Penyebabnya