Kemdikbudristek Tegaskan Kurikulum Merdeka Tak Persulit Guru

Sabtu, 28/01/2023 13:25 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) menegaskan bahwa Kurikulum Merdeka bukan untuk mempersulit guru, melainkan mempermudah proses pembelajaran.

Hal ini disampaikan Plt. Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran BSKAP Kemdikbudristek, Zulfikri Anas dalam kegiatan `Silaturahmi Merdeka Belajar` pada Kamis (26/1) lalu.

"Sehingga Bapak/Ibu guru bisa mewujudkan suasana belajar yang interaktif, bermakna, mendalam, dan si anak merasa menemukan dunia belajarnya di situ," kata Zulfikri.

Dia menambahkan, Kurikulum Merdeka juga bukan sekadar perubahan dokumen dan administrasi, tetapi lebih kepada peningkatan kualitas belajar peserta didik dan meningkatkan kualitas hubungan guru dengan para peserta didiknya.

"Penekanannya di sini adalah seberapa jauh terjadinya perubahan proses belajar supaya penuntasan penyampaian materi sekarang lebih kepada pelayanan terhadap anak, sehingga setiap anak dapat menemukan cara terbaik bagi dirinya untuk tumbuh dan berkembang," tegas dia.

Guru SMAN 1 Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, Taman Firdaus telah menerapkan Kurikulum Merdeka di sekolahnya sejak tahun lalu. Dia mengungkapkan bahwa pembelajaran di sekolah kini terasa lebih bermakna.

"Dengan penerapan Kurikulum Merdeka, guru menjadi lebih leluasa untuk merencanakan pembelajaran yang bermakna pada murid," ungkap dia.

Selanjutnya, dikatakan Taman Firdaus, Kurikulum Merdeka lahir dengan prinsip yang memerdekakan, memberdayakan, dan menguatkan kolaborasi. Dari sisi gurunya, diberikan ruang untuk merencanakan pembelajaran berlandaskan dari kebutuhan nyata para peserta didik.

"Jadi, di sini bukan soal sekadar bagaimana memerdekakan murid dalam belajar, tetapi bagaimana seorang guru itu dapat berdaya terlebih dahulu dalam merencanakan rancangan pembelajaran yang bermakna," tutup dia.

TERKINI
Alasan Salat Tahiyyatul Masjid Sangat Ditekankan Ini Zodiak yang Dikenal Paling Jago Menggoda, Siapakah Dia? Jadi Narsum Musrenbang NTB, Mendes PDT Ajak Warga Maksimalkan Potensi Desa Bukan Hadiah Mewah, 5 Gestur Sederhana Ini Jadi Kunci Hubungan Langgeng