NATO: Rusia akan Tetap Jadi Ancaman Meski Kalah Perang

Jum'at, 20/01/2023 08:59 WIB

JAKARTA, Jurnas.com - Ketua Komite Militer Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Laksamana Rob Bauer mengatakan, Rusia akan tetap menjadi ancaman bagi NATO bahkan jika pasukannya dikalahkan di Ukraina.

"Apapun hasil perang, Rusia kemungkinan besar akan memiliki ambisi yang sama ... oleh karena itu ancaman tidak akan hilang," kata dia kepada wartawan di markas besar aliansi di Brussels.

Bauer mengatakan, sementara pasukan, peralatan, dan amunisi Rusia semuanya telah terkuras oleh perang, negara-negara NATO berharap Moskow akan mencoba untuk membangun kembali dan bahkan memperkuat kapasitas militernya.

"Keyakinan umum adalah bahwa Rusia akan menyusun kembali apa yang mereka miliki, mereka juga akan belajar dari konflik ini sendiri dan mencoba untuk meningkatkan apa yang mereka miliki," kata Bauer, berbicara pada akhir pertemuan dua hari para perwira tinggi militer dari NATO. negara anggota.

"Jadi kemungkinan besar, lebih jauh lagi, memiliki implikasi untuk rencana kita," tambah dia.

Butuh waktu bagi NATO untuk menilai berapa lama Rusia perlu menyusun kembali dan meningkatkan kekuatannya, kata Bauer.

"Apakah itu tiga hingga lima tahun? Apakah tiga hingga 10 tahun? Itu adalah sesuatu yang harus kita bicarakan bersama. Itu adalah sesuatu yang akan dilihat oleh dinas intelijen," kata Bauer, yang komitenya adalah otoritas militer tertinggi NATO.

Sumber: Reuters

TERKINI
Iran Diperkirakan Dapat Rp258 Triliun dari Tarif Selat Hormuz Bernardo Silva Resmi Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini Big Match Manchester City vs Arsenal Panaskan Pekan ke-33 Liga Inggris SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa untuk Saling Menguatkan