Jum'at, 06/01/2023 17:42 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diprediksi bakal merombak sejumlah menteri di kabinet, khususnya yang berasal dari Partai NasDem dalam waktu dekat. Jokowi diyakini hanya sedang mencari momentum tepat.
"Jokowi perlu mencari momentum untuk mengeluarkan kader Partai NasDem yang saat ini menjadi pembantunya agar tidak dimanfaatkan oleh Surya Paloh untuk playing victim dan seolah Partai NasDem teraniaya karena sikap politiknya," kata Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas kepada wartawan, Jumat (6/1).
Dia bahkan menduga jika Partai NasDem sudah mendengar niatan Jokowi mengeluarkan tiga kadernya dari jabatan menteri. Mereka, yakni Menkominfo Johnny G Plate, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya.
Menurut dia, wacana pencopotan ketiga menteri itu sudah tepat. Menurut dia, ketiga kader Partai NasDem itu layak direshuffle karena tidak berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.
Arif Rahman Diganjar Legislator Fokus Kesejahteraan Petani dan Nelayan
Kader Partai Nasdem Demo di Depan Kantor Tempo
Pemerintah Diminta Intervensi Lonjakan Harga Plastik yang Tekan UMKM
"Jadi bukan hanya karena alasan bahwa Partai NasDem sudah tidak sejalan dengan Jokowi," ucap dia.
Dia membeberkan kinerja buruk tiga menteri dari NasDem. Pertama, Johnny G Plate sebagai Menkominfo dianggap tidak dapat berbuat banyak membantu Presiden Jokowi saat pandemi Covid-19 sehingga banyak hoaks yang beredar.
"Sepertinya sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate hanya berhasil membantu Surya Paloh yang memiliki usaha dalam industri penyiaran," ucapnya.
Begitu juga dengan Syahrul Yasin Limpo sebagai Mentan yang diberi amanat untuk melakukan swasembada pangan, namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda ada keberhasilan melakukan tugas tersebut.
"Saran saya, akan lebih baik bagi Partai NasDem menarik para kadernya yang ada di kabinet sebelum Presiden Jokowi mengeluarkan mereka dari Kabinet Jokowi-Amin," kata dia.
Apalagi, kata dia, sudah ada sosok yang tepat dipersiapkan Jokowi untuk menggantikan kader Partai NasDem tersebut di Kabinet Indonesia Maju. Misalnya, mantan Sekretaris Jenderal Kominfo Rosarita Niken Widiastuti yang disebut-sebut sebagai salah satu yang dipersiapkan menggantikan Johnny G Plate sebagai Menkominfo.
Niken dinilai sosok yang tepat menduduki posisi tersebut karena memiliki latar belakang berkarier di Kominfo. Fernando yakin Niken mampu bekerja jauh melampaui kinerja Johnny G Plate.
Kemudian, eks Panglima TNI Andika Perkasa yang juga disebut-sebut dipersiapkan menduduki posisi kursi menteri dari kader Partai NasDem. Tentunya Presiden Jokowi akan melihat apakah Andika lebih tepat diposisikan sebagai Menteri LHK atau Mentan.
"Tentu menjadi harapan semua, apabila dilakukan reshuffle kabinet Jokowi-Amin, kinerja para menterinya akan maksimal untuk mencapai target dan janji-janji Jokowi pada saat kampanye. Terutama kesolidan dan kekompakan para menteri tetap terjaga, apalagi sudah memasuki tahun politik," kata dia.
Keyword : NasDem Fernando Emas reshuffle kabinet Kementan Menteri LHK