Selasa, 22/11/2022 11:25 WIB
Jakarta, Jurnas.com- Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan on the spot ke RSAB Harapan Kita. Kunjungan ini untuk mengetahui dan juga memastikan penanganan Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada anak.
Arzeti Bilbina, Anggota komisi IX DPR RI F-PKB, menyatakan bahwa kunjungan ke RSAB Harapan Kita sangat penting untuk mengetahui langsung pelayanan dan fasilitas kesehatan pada pasien GGAPA. Hal ini sebagai tindak lanjut dari keputusan Komisi IX untuk mendapatkan informasi secara lebih komprehensif terhadap kasus GGAPA.
"Kami tadi cross check langsung alat-alat untuk penanganan GGAPA. Kita juga berdiskusi dengan Dirut RSAB untuk mengetahui secara rinci hal-hal apa saja yang dilakukan dalam melayani pasien GGAPA serta fasilitas kesehatan yang digunakan untuk menangani pasien. Kami ingin memastikan dan mengetahui sejauhmana kondisi pasien GGAPA di RS saat ini serta pelayanan yang dilakukan " terang Arzeti.
Kunjungan on the spot ini dipimpin Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris. Selain anggota Komisi IX DPR RI, kunjungan kerja ini juga dihadiri oleh mitra diantaranya adalah Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Direktorat Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Dewan Pengawas BPJS Kesehatan serta direksi BPJS Kesehatan.
SK Kemendikti, Arzeti Bilbina Jadi Dosen Tetap di Universitas Sunan Gresik
Komisi IX Dukung Program Pesantren Sehat, Usul Beasiswa Dokter untuk Santri
Puta Arzeti Bilbina, Bagas Wicaksono Taruna Akmil Jadi Macan 1 di Bastille Day Prancis
Dalam kesempatan yang sama, saat disinggung soal pelayanan RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Arzeti menyatakan bahwa RS tersebut telah berstandar internasional dengan tenaga medis yang sangat kompeten. Menurutnya, Direktur RS ini, Dr. dr. Iwan Dakota Sp.JP(K), Mars, FACC, FESC dengan teamnya sangat profesional, humanis dan edukatif.
Ia sendiri pernah mengamati secara langsung pelayanan prima di RS ini untuk pasien- pasien BPJS. Tenaga medis memberikan pelayanan dan perlakuan yang setara antara pasien baik yang menggunakan dana pribadi maupun dengan layanan BPJS.
"Tidak ada diskriminasi soal pelayanan di RS ini. Baik yang BPJS maupun non-BPJS," katanya.
"Kualitas RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita sudah sangat bagus. Para dokter dan tenaga medis memiliki dedikasi yang tinggi. Kemampuan mereka bertaraf internasional. Dr. Bambang Widiantoro, Sp.JP, Phd dan timnya misalnya, sangat cekatan dan sangat kompeten dalam menangani pasien. Karena itu saya sangat mengapresiasi kinerja tenaga medis di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita. Mereka sangat berdedikasi tinggi melayani pasien," pungkasnya.
Keyword : Gagal Ginjal Akut Arzeti Bilbina Harapan Kita