Kamis, 27/10/2022 15:31 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Presiden Xi Jinping mengatakan China dan Amerika Serikat (AS) harus menemukan cara untuk bergaul untuk menjaga perdamaian dan pembangunan dunia, media pemerintah melaporkan Kamis (27/10).
China dan AS telah berselisih dalam beberapa tahun terakhir tentang berbagai masalah mulai dari agresi Beijing terhadap Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri hingga tindakan kerasnya di Hong Kong dan dugaan pelanggaran hak di Xinjiang.
Washington juga menuduh Beijing memberikan perlindungan diplomatik untuk invasi Rusia ke Ukraina.
Xi menyegel lima tahun lagi sebagai pemimpin China pada akhir Kongres Partai Komunis dua kali satu dekade pada Minggu.
PM Spanyol Minta China Ambil Peran Lebih Besar di Panggung Global
Xi Jinping Bakal Temui Pemimpin Partai Oposisi Terbesar Taiwan
Kemenlu Palestina Desak Gencatan Senjata Secara Menyeluruh
"Dunia saat ini tidak damai atau tenang," tulis Xi dalam surat ucapan selamat kepada Komite Nasional Hubungan AS-China - beberapa pernyataan pertamanya sejak Kongres - menurut penyiar CCTV negara China.
"Sebagai kekuatan besar, memperkuat komunikasi dan kerja sama antara China dan AS akan membantu meningkatkan stabilitas dan kepastian global, serta mempromosikan perdamaian dan pembangunan dunia," katanya kepada organisasi nirlaba yang berbasis di New York itu.
Xi menambahkan bahwa China "bersedia bekerja dengan AS untuk saling menghormati, hidup berdampingan secara damai ... (dan) menemukan cara untuk bergaul di era baru", penyiar melaporkan.
"Melakukan hal itu tidak hanya akan baik untuk kedua negara, tetapi juga bermanfaat bagi dunia," tulis Xi.
Pemerintahan Biden mengatakan bulan ini bahwa China adalah satu-satunya pesaing AS "dengan maksud untuk membentuk kembali tatanan internasional dan, semakin, kekuatan ekonomi, diplomatik, militer dan teknologi untuk memajukan tujuan itu".
Sumber: AFP