Selasa, 27/09/2022 14:45 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Massa dari kalangan buruh dan petani menggeruduk Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (27/9) siang. Mereka menggelar aksi dengan menyampaikan beberapa tuntutan terkait kondisi petani di Indonesia.
Menurut Ketua Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos, sejumlah aliansi buruh yang menggelar demonstrasi yakni Komite Nasional Pembaruan Agraria dan Gerakan Buruh Bersama Rakyat.
Ada beberapa tuntutan yang disuarakan oleh para buruh dalam aksi unjuk rasa yang digelar Selasa siang.
"Tuntutan hari ini adalah meminta pemerintah batalkan kenaikan BBM, kemudian reforma agraria sejati, dan turunkan harga-harga," kata Nining dalam orasinya.
Baleg DPR Kaji Usulan Dana Otsus Aceh 2,5 Persen dari DAU
Kawasan Transmigrasi Disiapkan jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
Raih KWP Award 2026, Amelia Komit Jaga Ruang Digital yang Sehat dan Aman
Dia menambahkan, tuntutan lain yang juga disuarakan oleh para buruh dan petani yakni soal pencabutan Omnibus Law.
Menurut Nining, sejumlah aturan pemerintah tersebut menjadi sumber malapetaka bagi rakyat Indonesia, khususnya petani yang disebut hari ini telah tergusur dengan dalih pembangunan dan investasi.
"Mereka kehilangan sumber ekonomi berkepanjangan hanya atas nama kepentingan investasi," ujarnya.
"Kedua adalah ketika mereka tidak sanggup memberikan pendidikan terhadap anak mereka di desa, mau tidak mau anak petani menjadi bermigrasi ke kota menjadi buruh industri," sambung Nining.