Selasa, 13/09/2022 07:05 WIB
London, Jurnas.com - Bintang anyar Manchester United (MU), Antony buka-bukaan soal kisah masa kecilnya di Brasil. Dia menceritakan bahwa sebelum menjadi pesepak bola seperti sekarang, dia pernah tumbuh di lingkungan ekstrim dan berjuang melawan kemiskinan.
Akibat terjerat kemiskinnan, Antony terpaksa tinggal di lingkungan pengedar narkoba. Bahkan, mantan pemain Ajax itu tidak punya sepatu untuk bermain bola.
"Saya tidak punya sepatu untuk bermain sepak bola. Saya tidak punya kamar tidur, saya tidur di sofa," kata Antony dikutip dari Goal pada Selasa (13/9).
"Saya tinggal tepat di tengah-tengah favela. 20 meter dari rumah saya adalah pengedar narkoba. Ada saat-saat saya dan kakak saya menangis dan berpelukan memikirkan kehidupan kami. Rumah kami kebanjiran, tapi kami tetap bisa tersenyum," lanjut dia.
Carrick Puji Insting Gol Casemiro, Sebut Punya Indra Keenam
Cedera Kronis, De Ligt Terancam Absen hingga Akhir Musim
Vidic Nilai Carrick Sosok yang Tepat Tangani Manchester United
Sepak bola mengubah hidup Antony. Pemain 22 tahun itu mengawali karirnya di tim muda Sao Paulo, sebelum berhasil menembus tim utama pada musim 2018-2020. Ajax mencium bakatnya. Karena itu, pada 2020 dia dibeli oleh klub Belanda tersebut.
Krisis penyerang di tubuh MU, menarik Antony ke Old Trafford. Dia pun memulai karir dengan gemilang bersama Setan Merah, dengan mencetak gol debut pada penampilan perdananya saat MU berhadapan dengan Arsenal.
Antony akan kembali beraksi pada Jumat ini, ketika MU melakukan laga tanda ke Sheriff di Liga Europa.