Kamis, 11/06/2026 19:15 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran masih berada di jalur yang tepat meski kedua negara kembali saling serang dalam beberapa hari terakhir, CNN mengabarkan pada Kamis (11/6), mengutip seorang sumber diplomatik.
Kedua negara yang bertikai itu saling melancarkan serangan dalam dua hari berturut-turut.
Presiden AS Donald Trump memperingatkan pihaknya akan melancarkan serangan lagi jika Iran tidak segera menerima kesepakatan damai yang ditawarkan.
Dalam sebuah pernyataan, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan AS menyerang sejumlah target militer di Iran sejak Rabu malam hingga Kamis dini hari.
Iran Kembali Blokir Selat Hormuz, Kapal Diminta Menunggu
Trump Disebut Pernah Bahas Opsi Serangan Nuklir terhadap Iran
Kembali Memanas, China Desak Iran-AS Menahan Diri
CENTCOM menyebut serangan itu sebagai tindakan "pertahanan diri" setelah sebuah helikopter militer Amerika ditembak jatuh di Selat Hormuz.
Sebelumnya, Trump mengatakan Iran terlalu lama melakukan perundingan dan karena itu harus menanggung konsekuensinya.
Perundingan yang berlangsung sejak gencatan senjata pada April lalu berfokus pada upaya membuka kembali akses pelayaran melalui Selat Hormuz serta mencapai kesepakatan mengenai program nuklir Iran.
Dialog AS-Iran yang dimediasi Pakistan juga difokuskan pada upaya mengakhiri secara permanen perang yang dimulai pada 28 Februari 2026 itu.
Sumber: Anadolu
Keyword : Perangan IranIran ASPerundingan Iran AS