Senin, 27/07/2026 07:07 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Surat lamaran kerja menjadi salah satu dokumen penting yang biasanya diminta perusahaan selain Curriculum Vitae (CV).
Meski kini banyak proses rekrutmen dilakukan secara digital, surat lamaran tetap berfungsi sebagai pengantar yang memperkenalkan diri sekaligus menunjukkan ketertarikan pelamar terhadap posisi yang dilamar.
Surat lamaran yang disusun dengan baik dapat memberikan kesan profesional kepada perekrut.
Sebaliknya, surat yang bertele-tele, penuh kesalahan penulisan, atau tidak relevan justru bisa mengurangi peluang untuk dipanggil ke tahap wawancara.
Tak Sekadar Cari Pengalaman, Magang Nasional Harus Jadi Jembatan ke Pekerja
Begini Cara Membuat Email Profesional untuk Kerja dan Bisnis
Panduan Membuat CV yang Menarik agar Dilirik HRD
Surat lamaran kerja adalah surat resmi yang dibuat oleh pelamar untuk mengajukan diri pada suatu posisi di perusahaan atau instansi.
Dokumen ini berisi perkenalan singkat, alasan melamar, serta penjelasan mengenai kemampuan atau pengalaman yang dimiliki.
Berbeda dengan CV yang berisi daftar riwayat hidup, surat lamaran lebih menekankan pada alasan mengapa seseorang layak dipertimbangkan untuk mengisi posisi yang tersedia.
Agar terlihat profesional, surat lamaran kerja sebaiknya memiliki struktur yang jelas.
Cantumkan tanggal pembuatan surat di bagian atas agar perusahaan mengetahui kapan surat tersebut dibuat.
2. Tujuan SuratTuliskan nama perusahaan dan, jika diketahui, nama atau jabatan penerima surat, misalnya:
Kepada Yth. HRD PT ABC Indonesia
3. Salam PembukaGunakan salam pembuka yang sopan, seperti:
"Dengan hormat,"
4. Paragraf PembukaPerkenalkan diri secara singkat dan jelaskan posisi yang ingin dilamar. Anda juga dapat menyebutkan dari mana memperoleh informasi mengenai lowongan pekerjaan tersebut.
Contohnya:
"Berdasarkan informasi lowongan pekerjaan yang saya peroleh melalui situs resmi perusahaan, saya bermaksud mengajukan lamaran untuk posisi Digital Marketing Staff."
5. Paragraf IsiJelaskan secara ringkas latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, keterampilan, atau pencapaian yang relevan dengan posisi yang dilamar.
Fokuslah pada informasi yang benar-benar mendukung kualifikasi Anda.
6. Paragraf PenutupSampaikan harapan untuk dapat mengikuti proses seleksi berikutnya serta ucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan.
Misalnya:
"Saya berharap dapat diberikan kesempatan untuk mengikuti tahap wawancara agar dapat menjelaskan kemampuan saya secara lebih rinci. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih."
7. Tanda Tangan dan Nama LengkapAkhiri surat dengan nama lengkap serta tanda tangan apabila surat dicetak atau dikirim dalam format PDF.