AS Sebut Rusia Terima Drone Tempur Iran

Rabu, 31/08/2022 08:50 WIB

JAKARTA, Jurnas.com - Militer Amerika Serikat (AS) mengatakan, Rusia telah mulai menerima drone tempur Iran untuk digunakan dalam perang Ukraina, tetapi banyak dari pesawat tanpa awak tersebut telah terbukti rusak.

Pesawat angkut Rusia memuat peralatan UAV di sebuah lapangan terbang di Iran dan kemudian terbang dari Iran ke Rusia selama beberapa hari di bulan Agustus," kata Juru Bicara Pentagon, Brigadir Jenderal Pat Ryder, menggunakan inisial untuk kendaraan udara tak berawak.

"Ini kemungkinan bagian dari rencana Rusia untuk mengimpor ratusan UAV Iran dari berbagai jenis," katanya.

Namun, Ryder mengatakan, informasi menunjukkan bahwa UAV yang terkait dengan transfer ini telah mengalami banyak kegagalan. Ia tidak memberikan bukti untuk klaim itu.

Setelah kedua belah pihak mengerahkan dan kehilangan sejumlah besar drone pengintai dan serangan selama enam bulan perang, Rusia mengimpor dua jenis dari Iran: Mohajer-6 dan UAV seri Shahed, menurut Pentagon.

Pasukan Rusia berniat menggunakan UAV Iran untuk serangan udara-ke-permukaan, peperangan elektronik, dan penargetan medan perang.

Ryder mengatakan Moskow beralih ke Iran sebagian karena sanksi dan kontrol ekspor yang diarahkan ke Rusia oleh sekutu Ukraina telah mempersulit industri Rusia untuk memproduksi sendiri.

Sumber: AFP

TERKINI
Baleg DPR Kaji Usulan Dana Otsus Aceh 2,5 Persen dari DAU Alasan Salat Tahiyyatul Masjid Sangat Ditekankan Kawasan Transmigrasi Disiapkan jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Ini Zodiak yang Dikenal Paling Jago Menggoda, Siapakah Dia?