Jum'at, 26/08/2022 20:15 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Pasukan keamanan Jerman memiliki indikasi bahwa dinas rahasia Rusia memata-matai tentara Ukraina yang berada di Jerman untuk menerima pelatihan senjata Barat. Demikian dilaporkan Majalah Spiegel pada Jumat (26/8).
Pasukan militer Jerman telah melihat kendaraan mencurigakan di luar dua lokasi di mana rekrutan Ukraina sedang dilatih.
Drone kecil juga digunakan untuk terbang di atas lokasi pelatihan sebelum menghilang dengan cepat, kata Spiegel, tanpa mengutip sumbernya.
Dua lokasi yang terkena dampak adalah Idar-Oberstein di negara bagian barat Rhineland Palatinate di mana tentara Ukraina dilatih untuk menggunakan tank howitzer 2000 dan Grafenwoehr di Bavaria di mana tentara AS mengajar Ukraina untuk menggunakan sistem artileri Barat.
Pelaku Hingga Penadah Jambret Handphone WNA Jerman Berhasil Ditangkap
China Anggap Wajar Aktivitas Militer dekat Perairan Taiwan
Jerman Suntik Dana Tambahan Rp404 Miliar untuk Krisis Sudan
Sumber keamanan juga percaya bahwa layanan Rusia menggunakan pemindai dalam upaya untuk mengakses data ponsel tentara Ukraina, kata majalah itu.
Jerman telah mengadili beberapa tersangka karena menjadi mata-mata untuk Rusia.
Tahun lalu, sebuah pengadilan Jerman menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada seorang pria Rusia karena menembak mati seorang mantan komandan Chechnya di sebuah taman Berlin di siang bolong, menurut jaksa pembunuhan yang diperintahkan Moskow.
Seorang pria Jerman saat ini diadili karena diduga memberikan informasi kepada dinas intelijen Rusia saat bekerja sebagai perwira cadangan untuk tentara Jerman.
Sumber: AFP