Selasa, 02/08/2022 15:53 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) meminta Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait adanya temuan puluhan karung beras bantuan sosial (bansos) tahun 2020 bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di Tirtajaya, Sukmajaya, Depok yang dikubur sampai membusuk.
Selain itu, Gus Muhaimin juga minta agar dilakukan penelusuran terkait mekanisme penyaluran bantuan. Temuan beras bansos yang membusuk ini harus dilakukan evaluasi secara menyeluruh.
"Sebab, ini mengindikasikan prosedur penyaluran bansos tidak sesuai ketentuan sehingga berdampak pada adanya masyarakat tidak mendapatkan bansos yang menjadi haknya," ujar Gus Muhaimin, Selasa (2/8/2022).
Gus Muhaimin juga mendorong Kemensos bersama Kepolisian untuk terus melakukan penyelidikan terhadap temuan puluhan karung beras yang ditimbun hingga membusuk tersebut, serta memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang nantinya terbukti lalai atau melakukan pelanggaran.
Gus Muhaimin Terharu Melihat Pelayanan Haji 2026
Legislator PDIP Geram Bantuan Beras dan Minyak Goreng Belum Tersalurkan
Legislator Golkar: Penumpukan Beras Bisa Picu Kenaikan Harga
"Kemensos harus menginformasikan kepada masyarakat mengenai mekanisme pembuangan atau penggantian bansos apabila bansos rusak atau tidak layak diberikan kepada penerima bansos, sehingga ke depannya dapat dilakukan mekanisme yang tepat untuk mengatasi bansos yang rusak atau sudah tidak layak," katanya.
Menyusul temuan kasus ini, kata Gus Muhaimin, kedepan Kemensos harus meningkatkan pengawasan dari pendistribusian bansos, baik tunai maupun non-tunai sehingga bansos dapat disalurkan tepat sasaran dan sesuai dengan jumlah atau nominal yang telah ditetapkan.