Pejabat Krimea Tuding Ukraina Lancarkan Serangan Drone

Minggu, 31/07/2022 13:54 WIB

Kyiv, Jurnas.com - Salah seorang pejabat senior di Krimea, wilayah yang dianeksasi Rusia, menuding Ukraina melancarkan serangan drone menjelang perayaan Hari Angkatan Laut. Peristiwan itu melukai lima orang dan perayaan dibatalkan.

Tuduhan itu muncul beberapa jam sebelum Presiden Rusia Vladimir Putin akan mengawasi perayaan Hari Angkatan Laut di kampung halamannya, St Petersburg, dan menyetujui doktrin angkatan laut Rusia ketika Moskow terus maju dengan intervensi militernya di Ukraina.

"Sebuah benda tak dikenal terbang ke halaman markas armada," tulis Mikhail Razvozhayev, Gubernur Sevastopol, rumah bagi armada Rusia di Laut Hitam dikutip dari Reuters pada Minggu (31/7).

"Menurut informasi awal, itu adalah drone," imbuh dia.

Dia mengatakan Ukraina berencana "membubarkan Hari Angkatan Laut kami".

Kementerian pertahanan Ukraina belum menanggapi tudingan ini. Razvozhayev mengatakan bahwa lima karyawan terluka dalam insiden tersebut, dan Layanan Keamanan Federal (FSB) sedang menyelidiki keadaannya.

"Semua perayaan telah dibatalkan karena alasan keamanan," kata Razvozhayev.

"Harap tetap tenang dan tetap di rumah jika memungkinkan," lanjut dia.

Hari Angkatan Laut adalah hari libur tahunan Rusia di mana armadanya menggelar parade angkatan laut dan menghormati para pelautnya.

Rusia menganeksasi Krimea dari Ukraina pada Maret 2014, mendorong barisan besar dengan Barat yang semakin dalam atas peran Moskow dalam pemberontakan separatis pro-Rusia di Ukraina timur.

TERKINI
Polda Metro Jaya Hormati Putusan Praperadilan Kasus Andrie Yunus KPK Tahan 3 Tersangka Korupsi Gedung Pemkab Lamongan Kerugian Perang Lebanon Capai 25 Miliar Dolar AS Putusan Praperadilan, Hakim Perintahkan Polda Metro Usut Kasus Andrie Yunus